Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia

Senin, 04 Mei 2026 - 06:52 WIB
loading...
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat. Foto/ Daily
A A A
NEW MEXICO - Kota Meksiko, yang awalnya dibangun di lokasi sebuah danau, tenggelam dengan kecepatan yang terlihat dalam citra satelit NASA.

Data baru dari satelit NISAR menunjukkan bahwa wilayah di Kota Meksiko dan sekitarnya telah mengalami penurunan permukaan tanah beberapa sentimeter per bulan (ditunjukkan dengan warna biru) antara 25 Oktober 2025 dan 17 Januari 2026.

Citra satelit yang dirilis minggu ini oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) menunjukkan bahwa Kota Meksiko tenggelam hampir 25 cm per tahun – menjadikannya salah satu kota yang tenggelam paling cepatdi dunia, menurut Associated Press pada 3 Mei.

Sebagai salah satu wilayah perkotaan terbesar dan terpadat di dunia, yang meliputi sekitar 7.800 kilometer persegi dan dihuni oleh sekitar 22 juta orang, Kota Meksiko dan kota-kota sekitarnya dibangun di atas fondasi danau purba. Banyak jalan di Kota Meksiko dulunya adalah kanal.

Pengambilan air tanah skala besar dan urbanisasi telah secara signifikan mengurangi akuifer, menyebabkan Kota Meksiko mengalami penurunan permukaan tanah selama lebih dari satu abad.

Banyak monumen bersejarah dan struktur arsitektur kuno – seperti Katedral Metropolitan, yang pembangunannya dimulai pada tahun 1573 – telah miring secara signifikan ke satu sisi. Penyusutan akuifer juga telah berkontribusi pada kekurangan air selama bertahun-tahun.

"Sebagian besar infrastruktur Meksiko telah rusak, termasuk kereta bawah tanah, sistem drainase, sistem penyediaan air, sistem air minum, perumahan, dan jalan raya," kata Enrique Cabral, seorang ahli geofisika di Universitas Otonom Nasional Meksiko. "Ini adalah masalah yang sangat besar."

Menurut laporan yang baru diterbitkan, di beberapa daerah, fenomena ini terjadi dengan kecepatan rata-rata 2 cm per bulan. Perlu dicatat, daerah-daerah tersebut termasuk bandara dan monumen Malaikat Kemerdekaan yang terkenal.

Perkiraan NASA didasarkan pada pengukuran yang diambil dari Oktober 2025 hingga Januari 2026 oleh satelit NISAR, yang mampu memantau perubahan permukaan Bumi secara real-time. Ini adalah inisiatif bersama antara NASA dan Organisasi Penelitian Antariksa India.

Selama beberapa dekade,pemerintahMeksiko sebagian besar mengabaikan masalah ini, hanya memperkuat fondasi beberapa struktur saja. Namun, setelah krisis air baru-baru ini, Cabral mengatakan para pejabat telah mulai mendanai lebih banyak penelitian.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved