Risiko Kerusakan Otak Akibat Keseringan Gunakan AI

Senin, 27 April 2026 - 17:23 WIB
loading...
A A A
Eksperimen kedua melibatkan penghapusan variabel pengganggu untuk menguji kemampuan awal semua peserta. Di antara pengguna AI, 61% meminta jawaban langsung, 27% hanya meminta petunjuk atau panduan, dan 12% hampir tidak menggunakan AI sama sekali.

Kelompok yang meminta jawaban langsung memiliki tingkat akurasi independen terendah dan tingkat pengabaian tertinggi. Kelompok yang hanya menggunakan AI untuk petunjuk memiliki hasil yang tidak berbeda secara signifikan dari kelompok yang tidak menggunakan AI.

"Jika ketergantungan ini berlanjut selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, kita dapat menciptakan seluruh generasi pelajar yang kehilangan kemampuan untuk mengatasi masalah sendiri. Tanpa dukungan teknologi, mereka tidak akan tahu bagaimana berpikir secara efektif," tulis tim peneliti dalam laporan tersebut.

Eksperimen ketiga beralih ke pemahaman bacaan dengan 201 peserta tes SAT dan menghasilkan hasil yang serupa. Kelompok yang didukung AI hanya mencetak skor 0,76 saat mengerjakan tes sendiri, dibandingkan dengan 0,89 untuk kelompok kontrol.

Tim peneliti menjelaskan fenomena tersebut melalui dua mekanisme. Pertama, terjadi pergeseran ekspektasi. Begitu otak terbiasa menerima jawaban dalam hitungan detik, tugas yang membutuhkan konsentrasi lebih dari tiga menit terasa sangat berat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved