Risiko Kerusakan Otak Akibat Keseringan Gunakan AI

Senin, 27 April 2026 - 17:23 WIB
loading...
Risiko Kerusakan Otak...
Risiko Kerusakan Otak Akibat Keseringan Gunakan AI. Foto/Daily
A A A
LONDON - Penelitian dari berbagai universitas terhadap 1.222 orang menunjukkan bahwa hanya 10 menit menggunakan AI untuk mendapatkan jawaban langsung secara signifikan mengurangi kemampuan otak untuk memecahkan masalah secara mandiri.


Sebuah studi baru dari Carnegie Mellon University, MIT, Oxford, dan UCLA baru saja diterbitkan, yang mengungkapkan hasil yang mengkhawatirkan.

Analisis tersebut menunjukkan bahwa 10 menit menggunakan AI untuk mendapatkan jawaban secara langsung secara signifikan mengurangi kemampuan berpikir mandiri dan kemauan untuk bertahan tanpa bantuan AI. Studi ini melakukan tiga eksperimen terkontrol secara acak dengan 1.222 peserta.

Dalam percobaan pertama, 354 orang dibagi menjadi dua kelompok untuk menyelesaikan soal pecahan. Kelompok pertama menggunakan model GPT-5 untuk 12 pertanyaan pertama, kemudian akses mereka dicabut untuk 3 pertanyaan terakhir. Kelompok kontrol menyelesaikan semua 15 pertanyaan secara mandiri.

Hasil untuk 3 pertanyaan terakhir menunjukkan bahwa kelompok AI hanya mencapai tingkat akurasi 0,57, dibandingkan dengan 0,73 untuk kelompok kontrol. Tingkat pengabaian pertanyaan pada kelompok AI adalah 0,20, hampir dua kali lebih tinggi daripada kelompok kontrol.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved