Hadirkan Robot Humanoid, China Siap Wujudkan Dunia Komik Menjadi Kenyataan

Senin, 27 April 2026 - 13:44 WIB
loading...
A A A
Menurut perwakilan dari area pameran produk teknologi robotika di Robot Valley, 90% komponen dapat ditemukan dan dirakit dengan cepat dalam radius 3 km. Konsep "lantai atas dan bawah adalah hulu dan hilir," dan "kawasan industri adalah rantai industri" benar-benar telah menjadi kenyataan di sini.

Berkat ekosistem mandiri ini, jarak antara ruang kuliah dan pabrik praktis dihilangkan. Seorang perwakilan dari pameran tersebut menceritakan kisah seorang profesor dari UniversitasSainsdan Teknologi Selatan: Jarak dari universitas ke perusahaan hanya sekitar 20 menit.

Oleh karena itu, profesor tersebut dapat mengajar di pagi hari dan pergi ke laboratorium di sore hari. Ia hanya membutuhkan waktu 3 tahun untuk menyempurnakan desain perangkat keras dan sistem kendali robot tersebut.

Sama seperti kantong ajaib Doraemon yang menyediakan berbagai macam alat, para pengembang di sini ingin memberdayakan setiap orang untuk menjadi kreatif.

Yao Qiyuan, salah satu pendiri dan CEO Zhongqing Robotics Technology Company, berbagi: "Semua robot kami bersifat open source. Bayangkan ponsel yang digunakan orang; setelah membeli ponsel, Anda mengunduh aplikasi. Ini adalah generasi perangkat keras berikutnya, dan mahasiswa universitas akan menjadi orang-orang yang mengembangkan semua aplikasi berdasarkan platform open source yang kami sediakan."

Dalam kehidupan sehari-hari, robot telah menjadi penyedia layanan sejati. Mereka dapat secara otomatis menerima pesanan, mengambil gelas, dan menuangkan popcorn di bioskop, bekerja terus menerus selama 14 jam sehari. Di ruang publik, robot dapat beroperasi secara mandiri dan menghasilkan lebih dari 200 cangkir kopi dan es krim setiap hari.

Yang lebih menakjubkan lagi, ada robot yang dirancang dengan sistem penggerak kabel alih-alih roda gigi kaku, yang memungkinkan mereka untuk dengan mudah membuka tutup botol air, mengambil telur tanpa memecahkannya, dan bahkan melakukan seluruh proses upacara minum teh tradisional Tiongkok secara mandiri.

Untuk memungkinkan robot "merasakan" dunia dengan begitu halus, sensor taktil memainkan peran inti. Menurut perwakilan dari perusahaan teknologi sensor Paxini yang berbasis di Shenzhen, harga sensor taktil dulunya setinggi 10.000 yuan (sekitar USD1.500). Namun sekarang, harganya hanya 199 yuan (hampir USD30).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Rekomendasi
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved