Hadirkan Robot Humanoid, China Siap Wujudkan Dunia Komik Menjadi Kenyataan
Senin, 27 April 2026 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
Alih-alih takut akan kemungkinan mesin menggantikan manusia, di Lembah Robot, mesin memiliki misi paling mulia: untuk membantu dan melindungi manusia, terutama dalam situasi berbahaya.
Saat mengunjungi pameran teknologi robotika di Robot Valley, Luki-Aulia, seorang reporter dari Indonesia, mengungkapkan: "Saya ingin robot yang dapat mempermudah hidup saya... Saya tidak ingin mereka menghancurkan atau mengganggu hidup saya. Saya hanya ingin mereka membantu saya."
Luki Aulia sangat terkesan dengan robot berkaki empat yang mampu menavigasi medan yang kompleks. Robot-robot ini dirancang untuk digunakan dalam penanganan bencana, gempa bumi, atau kebakaran – lingkungan yang berbahaya atau sangat berisiko dan tidak dapat diakses oleh manusia.
Selain itu, Robot Valley juga mengembangkan kerangka luar (exoskeleton) untuk mendukung mobilitas bagi para lansia dan petualang luar ruangan, serta mesin pemotong rumput otomatis dengan kemampuan pengenalan untuk menghindari anak-anak dan hewan peliharaan.
Pameran ini bahkan menampilkan robot hiburan mini yang dapat secara otomatis berubah dari bentuk tank menjadi robot humanoid canggih dengan lebih dari 4.500 komponen dan mikrochip di dalamnya.
Berkat ekosistem inovasinya, dukungan kuat dari lembaga penelitian, dan rantai pasokan yang kokoh, Shenzhen memproduksi lebih dari sekadar mesin mati.
Mulai dari sensor dan aktuator individual hingga perangkat lunak kontrol multifungsi, para ilmuwan dan perusahaan robotika di sini benar-benar membangun pendamping yang berdedikasi, terampil, dan empatik bagi manusia.
Masa depan di mana manusia hidup berdampingan secara harmonis dengan robot secara bertahap menjadi kenyataan di sini, di "Lembah Robot".
Saat mengunjungi pameran teknologi robotika di Robot Valley, Luki-Aulia, seorang reporter dari Indonesia, mengungkapkan: "Saya ingin robot yang dapat mempermudah hidup saya... Saya tidak ingin mereka menghancurkan atau mengganggu hidup saya. Saya hanya ingin mereka membantu saya."
Luki Aulia sangat terkesan dengan robot berkaki empat yang mampu menavigasi medan yang kompleks. Robot-robot ini dirancang untuk digunakan dalam penanganan bencana, gempa bumi, atau kebakaran – lingkungan yang berbahaya atau sangat berisiko dan tidak dapat diakses oleh manusia.
Selain itu, Robot Valley juga mengembangkan kerangka luar (exoskeleton) untuk mendukung mobilitas bagi para lansia dan petualang luar ruangan, serta mesin pemotong rumput otomatis dengan kemampuan pengenalan untuk menghindari anak-anak dan hewan peliharaan.
Pameran ini bahkan menampilkan robot hiburan mini yang dapat secara otomatis berubah dari bentuk tank menjadi robot humanoid canggih dengan lebih dari 4.500 komponen dan mikrochip di dalamnya.
Berkat ekosistem inovasinya, dukungan kuat dari lembaga penelitian, dan rantai pasokan yang kokoh, Shenzhen memproduksi lebih dari sekadar mesin mati.
Mulai dari sensor dan aktuator individual hingga perangkat lunak kontrol multifungsi, para ilmuwan dan perusahaan robotika di sini benar-benar membangun pendamping yang berdedikasi, terampil, dan empatik bagi manusia.
Masa depan di mana manusia hidup berdampingan secara harmonis dengan robot secara bertahap menjadi kenyataan di sini, di "Lembah Robot".
(wbs)
Lihat Juga :