Profesor Xueqin Jiang Yakin AS Kalah Lawan Iran Jika Perang Darat

Kamis, 16 April 2026 - 19:39 WIB
loading...
Profesor Xueqin Jiang...
Profesor Xueqin Jiang . Foto/ Anadolu
A A A
BEIJING - Profesor Xueqin Jiang, yang dijuluki 'Nostradamus-nya China', memperingatkan bahwa Amerika Serikat berisiko kalah jika melancarkan serangan darat ke Iran, sehingga berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan global.

Menurutnya, konflik antara Amerika Serikat dan Iran tidak hanya belum berakhir, tetapi diperkirakan akan meningkat dalam waktu dekat.

Pakar kelahiran China yang saat ini berbasis di Kanada ini mengatakan bahwa ada kemungkinan operasi militer darat akan diluncurkan dalam waktu dekat, menyusul penempatan sekitar 50.000 personel militer AS di wilayah Timur Tengah.

Jiang menjelaskan bahwa faktor geografis Iran membuat operasi militer darat sangat menantang, terutama dengan keberadaan Pegunungan Zagros yang cocok untuk taktik perang gerilya.

Selain itu, daerah gurun seperti Dasht-e Kavir dan Dasht-e Lut juga mempersulit pergerakan militer.

“Jika Amerika menyerang dari Irak, mereka akan menghadapi medan pegunungan. Jika mereka menyerang dari timur melalui Pakistan, mereka akan menghadapi gurun, sementara serangan dari selatan akan jauh dari target utama, yaitu Teheran,” katanya.

Dalam analisisnya, Jiang mengatakan bahwa strategi utama Amerika Serikat saat ini tampaknya berfokus pada pengendalian Selat Hormuz untuk menekan ekonomi global.

Namun, ia memperingatkan bahwa konflik yang berkepanjangan dapat mengganggu pasokan minyak dunia dan memengaruhi stabilitas ekonomi global.

Jiang juga menekankan bahwa jika Amerika Serikat kalah dalam konflik tersebut, dampaknya tidak hanya terbatas pada aspek militer, tetapi juga dapat menyebabkan perubahan besar dalam sistem ekonomi global.

Ia percaya bahwa situasi ini berpotensi melemahkan pengaruh Amerika Serikat secara internasional dan mengubah ketergantungan dunia pada sumber daya energi.

Sementara itu, gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang dicapai pada 7 April masih dianggap rapuh setelah perundingan perdamaian di Islamabad gagal mencapai solusi akhir.

Meskipun perjanjian tersebut memungkinkan pelayaran aman kapal melalui Selat Hormuz, pergerakan kapal masih terbatas dan belum sepenuhnya pulih.

YouTuber tersebut, yang terkenal dengan saluran YouTube-nya Predictive History, yang memiliki sekitar 2,28 juta pelanggan, menjadi sensasi internet setelah tiga prediksi yang dibuatnya pada Mei 2024 menjadi viral dan dua di antaranya benar-benar menjadi kenyataan.

Sebelumnya, Jiang juga pernah memprediksi terpilihnya kembali Presiden Donald Trump dalam Pemilihan Presiden AS 2024.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved