Bongkar Kelemahan Senjata Iran, Trump Akui Kecanggihan Maven AI

Minggu, 12 April 2026 - 21:27 WIB
loading...
A A A
Bulan lalu, media melaporkan bahwa Pentagon secara resmi mengakui Maven sebagai program yang didanai penuh, menandakan penetrasi jangka panjangnya di seluruh militer AS.

Penggunaan AI dalam kampanye di Iran disambut dengan skeptisisme yang cukup besar. Para analis memperingatkan bahwa alat seperti Maven memberikan terlalu sedikit waktu untuk verifikasi akurasi, sehingga meningkatkan risiko salah sasaran.

Jika AI melakukan kesalahan, manusia mungkin tidak memiliki cukup waktu atau informasi untuk memperbaikinya.

DiKongresAS, para anggota parlemen dari Partai Demokrat menyerukan pengawasan yang lebih ketat terhadap platform AI.

Reaksi keras semakin meningkat setelah laporan tentang serangan udara AS terhadap sebuah sekolah di kota Minab, yang menurut pejabat Iran menewaskan 168 orang pada hari pertama konflik. Pentagon menghadapi pertanyaan tentang apakah AI digunakan untuk mengidentifikasi target ini.

Louis Mosley, direktur Palantir untuk Inggris dan Eropa, mengakui bahwa Maven adalah "instrumen penting" dalam konflik Iran, tetapi menegaskan bahwa tanggung jawab untuk menggunakan hasilnya berada di tangan militer."Selalu ada orang yang membuat keputusan akhir,"katanya kepada wartawan.

Konflik Iran tidak dapat menghentikan OpenAI untuk mengumpulkan pendanaan sebesar USD122 miliar, sebuah rekor baru.

OpenAI baru saja menyelesaikan putaran pendanaan rekor sebesar USD122 miliar, yang memberi nilai perusahaan sebesar USD852 miliar, membuka jalan untuk mengakuisisi chip dan mengembangkan aplikasi super AI.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Rekomendasi
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved