Upaya Damai Gagal Lagi, 3 Jet Tempur Pakistan Ini Kawal Delegasi Iran Pulang

Minggu, 12 April 2026 - 11:50 WIB
loading...
Upaya Damai Gagal Lagi,...
3 Jet Tempur Pakistan Ini Kawal Delegasi Iran Pulang. FOTO/PAKISTAN daily
A A A
TEHERAN - Upaya diplomasi damai antara Amrerika Serikat dan Iran gagal, Jet tempur Pakistan melakukan pengawalan terhadap delegasi Iran pulang menuju teheran.

Sejumlah pesawat tempur milik Pakistan dilaporkan telah mendarat di Pangkalan Udara King Abdulaziz, Provinsi Timur Arab Saudi, Sabtu, 11 April 2026.

Menurut laporan Kementerian Pertahanan Saudi, pengerahan pesawat tempur tersebut dilakukan berdasarkan perjanjian pertahanan kolektif yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman pada September 2025 lalu.

Dalam kesepakatan itu, kedua negara berkomitmen menganggap serangan terhadap salah satu pihak sebagai serangan terhadap keduanya.

"Pesawat-pesawat tersebut (campuran jet tempur dan jet pendukung) mendarat di Pangkalan Udara King Abdulaziz di Provinsi Timur Arab Saudi pada hari Sabtu," ungkap laporan tersebut, seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu, 12 April 2026.

Di saat yang sama, Pakistan tengah menjalankan tugas menjadi tuan rumah perundingan langsung antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama beberapa pekan.

Delegasi tingkat tinggi dari kedua negara hadir dengan mediator Pakistan yang berupaya mendorong tercapainya kesepakatan damai.

Ketegangan kawasan meningkat sejak Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke target yang disebut sebagai fasilitas Amerika Serikat di negara-negara Teluk, menyusul operasi militer AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada 28 Februari lalu.

Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, sebelumnya menyatakan telah memperingatkan Teheran bahwa Islamabad terikat komitmen dengan Riyadh dalam perjanjian tersebut.

Ia juga menyebut telah memperoleh jaminan bahwa wilayah Arab Saudi tidak akan digunakan untuk menyerang Iran, meskipun serangan terhadap target di Saudi masih terus terjadi.

Analis keamanan Islamabad, Imtiaz Gul, menilai langkah ini lebih bersifat sinyal politik ketimbang eskalasi militer.

“Tiga jet tempur tidak akan membuat banyak perbedaan secara militer. Ini adalah pesan kepada Teheran untuk bersikap fleksibel dalam pembicaraan ini, tetapi juga menggarisbawahi kepada mereka bahwa Pakistan memiliki kewajiban berdasarkan perjanjian strategis bersama yang dimilikinya dengan Riyadh," ungkapnya.

Sementara itu, analis Atlantic Council, Michael Kugelman, menilai langkah Pakistan sebagai manuver berisiko.

“Ini adalah sinyal dari Pakistan kepada Iran bahwa jika Iran tidak bersedia membuat konsesi yang mengarah pada kesepakatan dan konflik berlanjut serta meningkat, ada kemungkinan Pakistan akan mendekatkan diri ke Arab Saudi dan mungkin mengaktifkan pakta pertahanan bersama,” pungkasnya
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Rekomendasi
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Berita Terkini
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Infografis
J-10 China Jagoan Pakistan...
J-10 China Jagoan Pakistan Pemangsa 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved