Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data

Rabu, 08 April 2026 - 07:39 WIB
loading...
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Proyek pusat data skala besar Amazon, Google, dan Microsoft menghadapi tekanan untuk secara publik mengungkapkan data tentang konsumsi sumber daya di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang dampak lingkungan dan masyarakat.

Perusahaan-perusahaan raksasa teknologi termasuk Amazon, Microsoft, dan Alphabet (perusahaan induk Google) menghadapi tekanan yang semakin besar dari para pemegang saham terkait dampak lingkungan dari pusat data mereka.

Sebelumnya, beberapa proyek bernilai miliaran dolar terpaksa menghentikan pembangunan karena penentangan keras dari masyarakat setempat.

Kini, para investor menuntut transparansi yang lebih besar terkait data konsumsi listrik dan air di tengah pesatnya perkembangan infrastruktur AI.

Andrea Ranger, seorang direktur di Trillium Asset Management, mengatakan bahwa dia telah meminta Alphabet untuk mengklarifikasi peta jalan mereka dalam mencapai tujuan iklim.

Meskipun Alphabet berkomitmen untuk mengurangi emisi hingga setengahnya pada tahun 2030, angka aktualnya justru meningkat sebesar 51%, sehingga membuat investor ragu tentang implementasi rencana tersebut.

Sementara itu, Green Century Capital Management juga sedang berdiskusi dengan Nvidia untuk memastikan bahwa manfaat jangka pendek dari AI tidak membahayakan risiko iklim dan keuangan jangka panjang.

Konsumsi air juga menjadi penyebab kekhawatiran serius. Menurut data dari Mordor Intelligence, pusat data di Amerika Utara akan mengonsumsi hampir 1 triliun liter air pada tahun 2025, setara dengan kebutuhan air tahunan Kota New York.

Meskipun perusahaan telah mengadopsi teknologi pendinginan sirkulasi ulang untuk menghemat energi, data yang tersedia untuk umum masih belum konsisten: Meta tidak melaporkan fasilitas yang disewa, Microsoft tidak memiliki detail spesifik lokasi, dan Amazon hanya melaporkan penggunaan listrik per unit, bukan total konsumsi air.

Jason Qi, seorang ahli dari Calvert Research, mencatat bahwa perusahaan-perusahaan belum sepenuhnya mengungkapkan dampak konsumsi air terhadap masyarakat.

Dalam situasi ini, Dan Diorio dari Data Center Alliance menekankan bahwa transparansi adalah prioritas utama untuk meyakinkan publik bahwa proyek-proyek tersebut tidak akan membebani sumber daya lokal.

Sebagai tanggapan, Microsoft dan Amazon menegaskan upaya mereka untuk meningkatkan efisiensi dan berkomitmen untuk meningkatkan transparansi data konsumsi di masing-masing wilayah operasional mereka.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
6 Tips Menggunakan Minyak...
6 Tips Menggunakan Minyak Goreng Ramah Lingkungan dan Sehat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved