Minim Teknologi, Pesawat Tua AS Ini dengan Mudah Masuk dan Keluar dari Iran

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:45 WIB
loading...
Minim Teknologi, Pesawat...
Pesawat A-10 Warthog.Foto/ Daily
A A A
TEHERAN - Karena tidak memiliki teknologi canggih seperti siluman, fitur paling menonjol dari pesawat serang A-10 Warthog terletak pada daya tahannya yang luar biasa, yang memungkinkannya untuk terus terbang bahkan setelah terkena tembakan hebat.

Dalam konferensi pers pada tanggal 19 Maret, Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dane Caine, menyatakan bahwa pesawat tempur A-10 Warthog memainkan peran kunci di Selat Hormuz.

"Pesawat A-10 Warthog saat ini dikerahkan di Iran, bertugas untuk memburu dan menghancurkan kapal serang berkecepatan tinggi yang beroperasi di Selat Hormuz," kata Jenderal Caine dalam konferensi pers Pentagon.

Kemunculan pesawat tempur ini di Iran merupakan kejutan karena Angkatan Udara AS telah merencanakan untuk mengganti pesawat A-10 mereka sejak tahun 1980-an.

Namun, A-10 Warthog tetap mendapat dukungan dariKongresAS, yang meminta agar Angkatan Udara AS terus mempertahankan setidaknya 103 pesawat A-10.

Pesawat A-10 Warthog dikembangkan pada akhir tahun 1960-an, di tengah perlombaan senjata "terselubung" antara Angkatan Darat dan Angkatan Udara AS dalam program dukungan udara, dan mulai beroperasi pada tahun 1976.

Dirancang khusus untuk misi dukungan udara jarak dekat (CAS), A-10 menerima dukungan antusias tidak hanya dari pilot dan pasukan darat tetapi juga dari Kongres AS, yang bersikeras untuk melakukan uji terbang tempur untuk membuktikan bahwa F-35 belum mampu sepenuhnya menggantikan mesin penghancur tank ini.

Perbedaan mendasar terletak pada filosofi desain dan doktrin pertempuran. F-35 memiliki teknologi siluman tercanggih dan avionik mutakhir untuk pertempuran udara dan penetrasi jarak jauh. Namun, desainnya dengan sudut tajam dan permukaan kontrol yang dikendalikan komputer membuatnya kurang efektif saat terbang di ketinggian rendah untuk memantau target lokal.

Selain itu, menjalankan misi berbahaya yang rentan terhadap tembakan anti-pesawat dari darat dengan F-35 yang harganya mencapai$135 jutadianggap sebagai risiko finansial yang sangat besar. Ditambah lagi, meriam 25mm F-35 hanya dapat membawa 182 butir amunisi, jumlah yang sangat sedikit dibandingkan dengan persenjataan besar yang selalu dibawa A-10 dalam setiap misinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved