Teknologi Iran Ini Paksa NATO Tidak Ikut Campur dengan AS

Senin, 23 Maret 2026 - 13:02 WIB
loading...
A A A
Badan tersebut berpendapat bahwa muatan rudal balistik harus mampu menahan kondisi keras saat memasuki kembali atmosfer Bumi, yang membutuhkan pengembangan sistem perlindungan termal dan mekanis yang kuat.

Sementara itu, wahana peluncur (SLV), termasuk Simorgh, membawa muatan yang beroperasi di luar angkasa dan tidak menghadapi tantangan dinamis saat memasuki kembali atmosfer.

Selain itu, kendaraan peluncur satelit dan rudal balistik jarak jauh menggunakan lintasan yang berbeda untuk menyelesaikan misi mereka.

Secara spesifik, kendaraan peluncur satelit bekerja dengan baik dengan mesin berdaya dorong rendah dan waktu operasi yang lama.

Sebaliknya, rudal balistik antarbenua (ICBM) harus terbang ke ketinggian yang lebih tinggi untuk memaksimalkan jangkauannya. Hal ini mengharuskan tahap atasnya dilengkapi dengan mesin berdaya dorong tinggi.

Penggunaan wahana peluncur Simorgh tidak memungkinkan. Wahana ini memiliki mesin berdaya dorong rendah pada tahap kedua dan ketiga, yang cocok untuk roket yang dioptimalkan untuk peluncuran satelit, bukan untuk lintasan rudal balistik.

Menurut IISS, jika Iran ingin mengubah rudal satelit Simorgh menjadi rudal jarak jauh, para insinyur masih perlu melakukan uji terbang sebagai rudal balistik beberapa kali sebelum dapat dianggap sebagai senjata yang andal, layak secara operasional, dan akurat.

"Karena alasan-alasan ini, tren di sebagian besar negara lain adalah mengubah rudal balistik menjadi platform peluncur satelit, bukan sebaliknya. Selain itu, operasi peluncuran satelit belum memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan rudal jarak jauh. Simorgh bukanlah pengecualian," analisis IISS.

Menurut para ahli, rudal Khorramshahr – yang menggunakan propelan berenergi lebih tinggi daripada sistem Scud dan Nodong – sebenarnya merupakan senjata yang jauh lebih mengkhawatirkan.

Kombinasi propelan berenergi lebih tinggi memungkinkan para insinyur untuk secara signifikan mengurangi ukuran dan berat rudal, yang berpotensi membuka jalan bagi ICBM berbasis darat yang mampu membawa hulu ledak nuklir.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Rekomendasi
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved