Kecanggihan Drone Pengebom AS MQ-9 Reaper Luntur di Langit Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:52 WIB
loading...
Kecanggihan Drone Pengebom...
MQ-9 Reaper. Foto/viet
A A A
TEHERAN -

Kecanggihan Drone Pengebom AS MQ-9 Reaper Luntur di Langit Iran

Teheran -Menurunnya daya tahan MQ-9 Reaper menunjukkan bahwa UAV berukuran besar secara bertahap kehilangan keunggulannya terhadap sistem pertahanan udara terpadu dalam peperangan modern.

Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, pesawat nirawak MQ-9 Reaper milik militer AS, yang dijuluki "pemburu langit," menghadapi tantangan yang semakin besar terhadap kemampuan bertahan hidupnya di medan perang modern.

Mengutip pejabat AS, CBS News melaporkan pada 10 Maret bahwa Iran berhasil menetralisir 11 drone MQ-9 Reaper AS dalam operasi pertahanan, menyebabkan kerugian yang diperkirakan lebih dari $330 juta, dan jumlah drone yang ditembak jatuh kemungkinan akan terus meningkat.

Menurut Angkatan Udara AS, MQ-9 Reaper, yang dikembangkan oleh General Atomics, telah menjadi UAV serang dan pengintai utama Angkatan Udara AS selama lebih dari satu dekade, dengan biaya sekitar USD30 juta per unit.

Berbeda dengan UAV pengintai tradisional, Reaper dirancang sebagai platform multi-misi, yang mampu melakukan pengumpulan intelijen dan serangan presisi.

Secara teknis, MQ-9 memiliki bentang sayap sekitar 20 meter, panjang badan pesawat lebih dari 11 meter, dan ketinggian terbang maksimum hingga sekitar 15.000 meter.

UAV ini dapat mempertahankan waktu terbang terus menerus selama lebih dari 24 jam, memungkinkan misi pengawasan yang diperpanjang di area yang luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Rekomendasi
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved