Bayang-bayang Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz yang Menakutkan

Jum'at, 20 Maret 2026 - 17:57 WIB
loading...
Bayang-bayang Kapal...
Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz. Foto/Viet
A A A
TEHERAN - AS memfokuskan perhatiannya pada penghancuran kapal-kapal penebar ranjau Iran di Selat Hormuz, di tengah gangguan berkelanjutan terhadap jalur pelayaran vital ini.


Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan AS telah menghancurkan 44 kapal penyebar ranjau Iran dan mengerahkan jet tempur A-10 Warthog untuk melacak kapal cepat yang mampu menyebarkan ranjau.

Pesawat A-10 Warthog, yang dijuluki "kuda kerja" Angkatan Udara AS sejak tahun 1970-an, dilengkapi dengan senapan mesin 30mm yang mampu menembakkan hingga 4.200 peluru per menit, dan khusus digunakan untuk dukungan tembakan jarak dekat.

Presiden Donald Trump mengatakan bahwa jika perlu, kapal perang AS dapat mengawal kapal komersial melalui Selat Hormuz, yang menyumbang sekitar 20% perdagangan minyak global, tetapi para ahlimilitermenekankan bahwa misi pengawalan tersebut hanya dapat dilakukan ketika ancaman dari ranjau laut terkendali.

Dua pertiga dari kapal perang penyapu ranjau Angkatan Laut AS, USS Tulsa dan USS Santa Barbara, saat ini berada di Singapura untuk perawatan, sementara lokasi USS Canberra belum diungkapkan.

Komando Pusat AS telah mengumumkan secara terbuka tindakan militer untuk mengurangi ancaman dari ranjau Iran, termasuk serangan bom terowongan di sepanjang pantai Iran di mana rudal anti-kapal kemungkinan akan ditempatkan.

Menurut Laksamana Angkatan Laut AS James Foggo, ranjau adalah "senjata asimetris" yang murah dan mudah ditempatkan yang dapat ditebar dari perahu kecil atau kapal sipil yang disamarkan.

Marinir AS yang ditempatkan di wilayah tersebut dapat melakukan serangan jangka pendek terhadap depot rudal dan fasilitas UAV di sepanjang pantai Iran.

“Kami memiliki kemampuan membersihkan ranjau, tetapi kami perlu mengerahkan pasukan di tempat yang tepat dan, sebelum itu, menangkal ancaman lain dari Iran,” kata Foggo.

Foggo berpendapat bahwa operasi pembersihan ranjau di Hormuz akan menjadi "beban besar bagi Amerika Serikat" dan menekankan pentingnya dukungan dari sekutu Eropa, meskipun banyak negara ragu untuk campur tangan karena mereka bukan pihak yang memulai konflik .
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Bongkar: Debi Ceper...
Bongkar: Debi Ceper Beberkan Alasan Tetap Bertahan di Dunia Hiburan
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved