Tragedi Grok: 20 Ribu Foto Anak Dilecehkan Demi Menaikkan Trafik Platform X

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:23 WIB
loading...
Tragedi Grok: 20 Ribu...
Ilustrasi antarmuka chatbot AI Grok milik Elon Musk yang kini terseret skandal hukum usai fitur spicy mode miliknya digunakan untuk memanipulasi foto buku tahunan anak di bawah umur menjadi konten pornografi. Foto: ist
A A A
SAN FRANSISCO - Di saat Elon Musk sibuk mengonsolidasikan kerajaan bisnisnya—ditandai dengan langkah SpaceX mengambil alih xAI bulan lalu—perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) miliknya itu justru diseret ke pengadilan federal California pada Senin lalu oleh tiga remaja perempuan.
Alasannya sangat spesifik dan mengerikan: chatbot Grok yang terintegrasi di platform X dituding memfasilitasi pembuatan gambar pornografi anak di bawah umur.
Tragedi ini bukanlah kebetulan atau cacat sistem. Tapi, eksploitasi desain yang disengaja.
Demi memenangkan persaingan lalu lintas pengguna yang berdarah-darah, xAI merilis fitur Grok Imagine atau "spicy mode" pada tahun lalu.
Strateginya gamblang: melonggarkan batasan etika demi menciptakan sensasi dan mendongkrak penggunaan. Pengacara para korban secara tajam menyebut bahwa xAI dan Musk melihat "peluang bisnis" dari celah ini.
Data dari Center for Countering Digital Hate menelanjangi brutalnya strategi lepas tangan ini.
Hanya dalam waktu kurang dari dua minggu setelah peluncuran fitur tersebut, Grok—yang pertama kali dirilis pada 2023—telah memproduksi jutaan gambar bernuansa seksual. Angka yang paling menampar adalah ditemukannya lebih dari 20.000 gambar anak-anak dalam sampel tersebut.
Fitur ini tanpa ampun melucuti pakaian orang sungguhan, mulai selebritas sekelas Taylor Swift hingga pengguna biasa.
Ironisnya, Elon Musk awalnya memilih mencuci tangan. Pada Januari lalu, ia meremehkan isu ini dengan mengklaim bahwa secara harfiah ada "nol" gambar anak di bawah umur telanjang yang dihasilkan oleh Grok, seraya melemparkan kesalahan kepada pengguna yang memasukkan perintah (prompt). Namun, realita di lapangan membantah keras kepura-puraan tersebut.
Dua dari tiga penggugat yang masih berusia di bawah 18 tahun (seluruh nama dirahasiakan demi privasi) menemukan hidup mereka hancur.
Salah satu korban mendapati foto buku tahunan SMA-nya telah dimanipulasi menjadi tindakan seksual eksplisit dan telanjang bulat.
Ekosistem kejahatan ini berjejaring rapi; konten tersebut disebar melalui peladen privat Discord. Di dalam peladen yang sama, ditemukan pula gambar serupa milik setidaknya 18 perempuan minor lainnya yang juga diubah menggunakan Grok.
Pelaku utama di balik peladen Discord tersebut akhirnya ditangkap dalam penyelidikan polisi yang terpisah. Berdasarkan temuan hukum, pelaku memiliki ratusan gambar pelecehan seksual hasil rekayasa AI yang dengan bebas diperdagangkan melalui aplikasi pesan Telegram dan platform berbagi fail Mega.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Rekomendasi
Meski Raja Charles Sudah...
Meski Raja Charles Sudah Reuni dengan Harry, Pangeran William Belum Siap Berdamai
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Jelang Pendaftaran TKA...
Jelang Pendaftaran TKA 2026, Ini Hak dan Kewajiban Peserta SMA Sederajat
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
Infografis
Hamas Telah Meluluskan...
Hamas Telah Meluluskan Puluhan Ribu Anak Hafal Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved