Inovasi Teknologi Finansial Berkembang, KrediOne Tekankan Literasi
Rabu, 08 April 2026 - 19:33 WIB
loading...
Inovasi Teknologi Finansial Berkembang. Foto/ Nasscom
A
A
A
JAKARTA - Inovasi teknologi finansial (Fintech) telah mengubah dunia pengusaha secara signifikan, terutama dalam hal efisiensi dan transparansi.
Fintech mencakup berbagai layanan seperti pembayaran digital, pinjaman peer-to-peer, crowdfunding, dan manajemen keuangan berbasis aplikasi
Secara keseluruhan, inovasi dalam teknologi finansial telah membawa banyak manfaat bagi kewirausahaan, terutama dalam hal efisiensi dan transparansi. Dengan menggunakan teknologi seperti blockchain dan kecerdasan buatan, dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.
Menanggapi hal itu, Direktur Utama KrediOne, Kuseryansyah, menegaskan bahwa literasi keuangan kini menjadi faktor kunci dalam memastikan masyarakat dapat memanfaatkan akses keuangan secara optimal.
“Literasi keuangan hari ini bukan lagi sekadar pemahaman, tetapi kompetensi strategis. Di tengah percepatan inovasi finansial, kemampuan membaca peluang sekaligus mengelola risiko secara terukur menjadi pembeda antara akses yang memberdayakan dan yang justru menimbulkan kerentanan,” ujarnya acara program edukasi “Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi” yang di Universitas Riau.
Ia menambahkan, di tengah semakin luasnya akses terhadap layanan keuangan digital, kualitas pengambilan keputusan menjadi elemen krusial yang menentukan dampak dari akses tersebut.
“Akses keuangan tanpa literasi adalah pedang bermata dua. Karena itu, setiap keputusan finansial harus diambil secara sadar, terukur, dan bertanggung jawab,” kata Kuseryansyah.
Fintech mencakup berbagai layanan seperti pembayaran digital, pinjaman peer-to-peer, crowdfunding, dan manajemen keuangan berbasis aplikasi
Secara keseluruhan, inovasi dalam teknologi finansial telah membawa banyak manfaat bagi kewirausahaan, terutama dalam hal efisiensi dan transparansi. Dengan menggunakan teknologi seperti blockchain dan kecerdasan buatan, dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.
Menanggapi hal itu, Direktur Utama KrediOne, Kuseryansyah, menegaskan bahwa literasi keuangan kini menjadi faktor kunci dalam memastikan masyarakat dapat memanfaatkan akses keuangan secara optimal.
“Literasi keuangan hari ini bukan lagi sekadar pemahaman, tetapi kompetensi strategis. Di tengah percepatan inovasi finansial, kemampuan membaca peluang sekaligus mengelola risiko secara terukur menjadi pembeda antara akses yang memberdayakan dan yang justru menimbulkan kerentanan,” ujarnya acara program edukasi “Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi” yang di Universitas Riau.
Ia menambahkan, di tengah semakin luasnya akses terhadap layanan keuangan digital, kualitas pengambilan keputusan menjadi elemen krusial yang menentukan dampak dari akses tersebut.
“Akses keuangan tanpa literasi adalah pedang bermata dua. Karena itu, setiap keputusan finansial harus diambil secara sadar, terukur, dan bertanggung jawab,” kata Kuseryansyah.
(wbs)
Lihat Juga :