Buatan AI? Ini 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Memegang Secangkir Kopi

Senin, 16 Maret 2026 - 10:48 WIB
loading...
Buatan AI? Ini 5 Kejanggalan...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunjukkan kedua tangannya ke arah kamera dalam rekaman video di sebuah kafe dekat Jerusalem (15/3/2026). Foto: ST
A A A
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ingin dunia percaya bahwa ia masih bugar dan bernapas. Tapi, yang dia suguhkan justru sebuah teka-teki digital yang janggal.

Pada Minggu (15/3/2026), sebuah video singkat diunggah ke akun resmi X miliknya. Di sana, ia menyeruput kopi di sebuah kafe di pinggiran Jerusalem sambil melempar kelakar sarkastis: “Saya rela mati demi kopi.”

Meski demikian, alih-alih meredam rumor kematiannya, video tersebut justru memperkuat kecurigaan bahwa sang pemimpin mungkin telah digantikan oleh algoritma deepfake.

Di tengah eskalasi perang melawan Iran yang memasuki minggu ketiga, kehadiran fisik seorang pemimpin adalah segalanya.

Namun, netizen tahun 2026 bukanlah audiens yang mudah dikelabui. Bak seorang detektif, mereka ramai-ramai menemukan banyak kejanggalan dalam video tersebut. Mulai tanggal yang tidak cocok hingga anomali fisik. Ini, yang membuat mereka yakin bahwa video tersebut adalah buatan Artificial Intelligence (AI).

1.⁠ ⁠Kejanggalan Cangkir Ajaib

Kejanggalan pertama yang memicu kegaduhan adalah "Cangkir Ajaib". Dalam rekaman tersebut, cangkir di atas meja mulanya tampak kosong. Namun, begitu tangan Netanyahu mengangkatnya, cangkir itu tiba-tiba terisi penuh oleh kopi hingga ke tepinya. Cairan tidak mungkin muncul dari ketiadaan.

2.⁠ ⁠Kejanggalan Menyeruput Kopi

Lebih aneh lagi, setelah Netanyahu menyeruput kopi tersebut dua kali, volume cairan di dalam cangkir tetap penuh, tidak berkurang setetes pun. Dalam dunia fisika, ini mustahil; dalam dunia AI, ini adalah kesalahan rendering yang umum.

3.⁠ ⁠Kejanggalan Detail Anatomi

Skeptisisme publik semakin tajam ketika memperhatikan detail anatomi. Netanyahu secara sadar mengangkat kedua tangannya ke kamera dan bertanya, "Apakah kalian ingin menghitung jumlah jari saya?" Ini adalah respons langsung terhadap spekulasi sebelumnya yang menyebut ia memiliki enam jari dalam sebuah pidato televisi—sebuah "cacat" khas generator gambar AI.

Meski kali ini jemarinya berjumlah lima, posisinya saat memegang cangkir terlihat kaku dan tidak natural. Bahkan, seorang pengguna media sosial, Riz Noritzwan, mencatat adanya kegagalan grafis di akhir video di mana saku pakaian Netanyahu tampak bergerak sendiri menutupi tangannya. Ini adalah glitch atau kesalahan teknis yang sering ditemui pada proses penggabungan lapisan video digital.

4.⁠ ⁠Video Resolusi Rendah dan Buram
Buatan AI? Ini 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Memegang Secangkir Kopi

Saat ini, ponsel pintar kelas bawah (budget smartphone) dengan harga sekitar Rp1.700.000 (USD100) sudah mampu menghasilkan rekaman video dengan resolusi tinggi yang sangat tajam.

Menjadi sangat tidak masuk akal apabila seorang kepala negara yang sedang dalam kondisi perang—dan didukung oleh teknologi intelijen sekelas Mossad—justru mengunggah video dengan resolusi rendah dan buram.

Rendahnya kualitas video ini dicurigai sebagai taktik untuk menyembunyikan jejak manipulasi AI yang lebih halus.

5.⁠ ⁠Jejak Waktu di Mesin Kasir
Buatan AI? Ini 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Memegang Secangkir Kopi

Indikasi lain yang ditemukan netizen adalah jejak waktu pada mesin kasir di latar belakang video yang tertulis tahun 2024. Hal ini memicu spekulasi bahwa video tersebut hanyalah reka ulang AI yang menggunakan data lama dari dua tahun silam.

Ketegangan ini terjadi di tengah ancaman nyata dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Kantor berita IRNA melaporkan bahwa IRGC bersumpah untuk memburu dan membunuh Netanyahu yang mereka juluki sebagai "pembunuh anak-anak".

Secara politis, Netanyahu mencoba menunjukkan ketangguhan. Ia menegaskan bahwa militer dan Mossad sedang melakukan operasi rahasia yang menghantam Iran dan Lebanon dengan keras.

Namun, jika untuk membuktikan dirinya masih hidup saja ia harus mengandalkan video yang penuh dengan kegagalan logika piksel, maka publik berhak bertanya: siapa sebenarnya yang sedang memimpin Israel di balik layar digital itu?

Di tahun 2026, kebenaran bukan lagi apa yang kita lihat, melainkan apa yang berhasil lolos dari uji deteksi algoritma. Termasuk, analisis dari netizen.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved