Kiamat Konsol Makin Dekat: Pendapatan Game PC Diprediksi Tumbangkan PlayStation dan Xbox di 2028
Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Ledakan 1 Miliar Pemain dan Gairah Asia
Pada 2028, basis pemain PC diestimasikan akan menembus angka 1 miliar orang. Pertumbuhan ini didorong kuat oleh ekspansi regional, terutama di Asia Timur.Menariknya, Jepang yang secara historis selalu menjadikan gawai genggam (ponsel) sebagai prioritas utama dan PC sebagai pilihan terakhir, kini mulai menemukan gairah berbelanja di platform distribusi game PC seperti Steam.
"Dinamikanya di sana sangat berbeda. Jika di China pendapatannya mengandalkan jumlah orang yang banyak meski rata-rata belanja per pemainnya rendah, Korea Selatan dan Jepang justru sebaliknya. Mereka adalah negara dengan tingkat rata-rata belanja per pemain yang sangat tinggi," ungkap Porter.
Keterbukaan pemain PC dalam mencoba hal baru juga terlihat dari data. Keterlibatan (engagement) pemain pada game-game di luar daftar 20 judul teratas meningkat drastis dari 33 persen pada 2022 menjadi 42 persen pada 2025.
Di sisi pendapatan, game berbayar premium di PC menyumbang 29 persen dari total pendapatan, menandai kenaikan 11,8 persen di seluruh rilisan kelas atas (AAA, AA) hingga buatan studio independen (indie).
Tercekik Ketergantungan dan 'Jebakan' Harga
Lalu, apa yang salah dengan konsol? Industri konsol saat ini terlalu bergantung pada peluncuran game-game blockbuster beranggaran raksasa dan penjualan perangkat keras. Pada tahun 2025, game premium menyumbang sekitar separuh dari total pendapatan konsol (naik 12 persen).Tragisnya, nyaris 80 persen dari pendapatan tersebut hanya berasal dari game-game mahal yang dibanderol di atas Rp850.000 (USD50). Di saat yang sama, pendapatan dari transaksi mikro di dalam game justru menurun akibat ketatnya persaingan ekosistem live-service.
Lihat Juga :