Sam Altman Akui Kesepakatan Militer Ceroboh, Tingkat Uninstall OpenAI Naik 200 Persen

Jum'at, 06 Maret 2026 - 10:56 WIB
loading...
A A A
AS, Ukraina, dan Nato mengandalkan teknologi dari Palantir, perusahaan penyedia alat analisis data untuk intelijen, pengintaian, anti-terorisme, dan keperluan militer.

Kementerian Pertahanan Inggris bahkan meneken kontrak senilai 240 juta poundsterling dengan perusahaan ini.

Platform pertahanan AI milik Palantir, Maven, yang kini diintegrasikan ke Nato, mengolah data satelit hingga laporan intelijen menggunakan AI komersial (seperti Claude) untuk menghasilkan "keputusan yang lebih cepat, lebih efisien, dan pada akhirnya lebih mematikan jika dirasa tepat," ujar Kepala Operasi Palantir Inggris, Louis Mosley.

Namun, AI memiliki kelemahan fatal: ia bisa "berhalusinasi" atau mengarang informasi. Karenanya, Letnan Kolonel Amanda Gustave, Chief Data Officer untuk Task Force Maven Nato, menegaskan bahwa manusia selalu dilibatkan dalam sistem, dan AI "tidak akan pernah" diizinkan membuat keputusan sendiri.

Berbeda dengan Anthropic, Palantir menolak larangan total terhadap senjata otonom, asalkan masih ada manusia dalam lingkaran kendalinya.

Melihat absennya Anthropic dari proyek Pentagon, Profesor Universitas Oxford, Mariarosaria Taddeo, memberikan peringatan tajam. Ia menyebut bahwa "aktor yang paling sadar akan keselamatan" kini telah "keluar dari ruangan.". "Itu adalah masalah yang nyata," tegasnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Dokter Indonesia Kembangkan...
Dokter Indonesia Kembangkan AI untuk Deteksi Dini Gagal Jantung, Pasien Tak Lagi Bolak-balik Masuk RS
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Tingkatkan Efektivitas...
Tingkatkan Efektivitas Layanan, Halodoc Andalkan AI untuk Dukung Dokter dan Pasien
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved