Batal Suntik Rp1.680 Triliun, Nvidia Tutup Keran Dana Raksasa untuk OpenAI Tahun Ini
Jum'at, 06 Maret 2026 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
Selama ini, Nvidia keluar sebagai pemenang terbesar di era ledakan AI karena cip pengolah grafis (GPU) buatan mereka sangat dibutuhkan untuk melatih model kecerdasan buatan (training) dan menjalankan beban kerja yang masif.
Namun, tren kini bergeser drastis. Kebutuhan perusahaan AI telah berubah dari sekadar melatih mesin menjadi "inferensi" (inference), yakni jenis pemrosesan yang memungkinkan model AI merespons pertanyaan pengguna secara kilat.
Pergeseran ini memberikan tekanan baru bagi Nvidia. Merespons tantangan ini, Nvidia dilaporkan sedang mengembangkan cip baru yang dikhususkan untuk tugas inferensi tersebut, di mana OpenAI diproyeksikan akan menjadi salah satu pelanggan terbesarnya.
Kebutuhan akan kecepatan berpikir mesin ini tercermin dari kesepakatan hari Jumat. OpenAI menyatakan bahwa mereka telah mengamankan 3 gigawatt kapasitas yang didedikasikan khusus untuk inferensi, serta 2 gigawatt kapasitas pelatihan menggunakan sistem pusat data AI Vera Rubin milik Nvidia. Pada bulan Februari, OpenAI juga telah mengumumkan bahwa mereka akan menandatangani pembelian besar untuk “kapasitas inferensi khusus” dari Nvidia.
Kendati demikian, tren pasar menunjukkan bahwa persaingan perangkat keras semakin panas. OpenAI tidak hanya bertumpu pada Nvidia; mereka juga telah berinvestasi besar-besaran pada cip yang dioptimalkan untuk inferensi dari Amazon, dan turut menggunakan Tensor Processing Units milik Google.
Namun, tren kini bergeser drastis. Kebutuhan perusahaan AI telah berubah dari sekadar melatih mesin menjadi "inferensi" (inference), yakni jenis pemrosesan yang memungkinkan model AI merespons pertanyaan pengguna secara kilat.
Pergeseran ini memberikan tekanan baru bagi Nvidia. Merespons tantangan ini, Nvidia dilaporkan sedang mengembangkan cip baru yang dikhususkan untuk tugas inferensi tersebut, di mana OpenAI diproyeksikan akan menjadi salah satu pelanggan terbesarnya.
Kebutuhan akan kecepatan berpikir mesin ini tercermin dari kesepakatan hari Jumat. OpenAI menyatakan bahwa mereka telah mengamankan 3 gigawatt kapasitas yang didedikasikan khusus untuk inferensi, serta 2 gigawatt kapasitas pelatihan menggunakan sistem pusat data AI Vera Rubin milik Nvidia. Pada bulan Februari, OpenAI juga telah mengumumkan bahwa mereka akan menandatangani pembelian besar untuk “kapasitas inferensi khusus” dari Nvidia.
Kendati demikian, tren pasar menunjukkan bahwa persaingan perangkat keras semakin panas. OpenAI tidak hanya bertumpu pada Nvidia; mereka juga telah berinvestasi besar-besaran pada cip yang dioptimalkan untuk inferensi dari Amazon, dan turut menggunakan Tensor Processing Units milik Google.
(dan)
Lihat Juga :