Membongkar Peran Drone Murah dan AI di Balik Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Kamis, 05 Maret 2026 - 09:34 WIB
loading...
Membongkar Peran Drone...
Laporan menyebutkan bahwa CIA dan intelijen Israel telah melacak pergerakan Ayatollah selama berbulan-bulan lamanya. Foto: ist
A A A
IRAN - Asap mengepul usai serangan rudal di Teheran, Iran, pada Minggu (1/3/2026), menandai babak baru perang modern di mana nyawa petinggi negara kini dihabisi oleh perpaduan kecerdasan buatan, peretasan siber, dan kawanan drone murah.

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta jajaran komando tingginya pada akhir pekan lalu bukanlah sekadar hasil dari jatuhnya bom berdaya ledak tinggi konvensional.

Di balik operasi mematikan militer Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu pagi tersebut, ada orkestrasi teknologi canggih: paduan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) pelacak gerak-gerik dari Palantir, serangan siber peretas aplikasi ponsel, hingga pengerahan massal drone "murahan" yang ternyata meniru teknologi milik Iran sendiri.

Perang global di 2026 telah bergeser secara drastis. Negara-negara adidaya mulai menyadari bahwa mengandalkan satu unit perangkat tempur yang harganya mencapai triliunan rupiah tidak efisien.

Mereka kini mengadopsi taktik hibrida, di mana satu jet tempur canggih digabungkan dengan ribuan unit drone serbu sekali pakai yang harganya ramah di kantong anggaran negara.

Fakta ini dikonfirmasi langsung oleh Komando Pusat AS yang menyatakan bahwa mereka, untuk pertama kalinya dalam sejarah pertempuran militer AS, mengerahkan drone serang satu arah berbiaya rendah.

Membongkar Peran Drone Murah dan AI di Balik Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Drone tersebut bernama LUCAS, diproduksi oleh perusahaan asal Phoenix, Spektreworks Inc. Berapa harga per unitnya? Hanya USD35.000 atau sekitar Rp588 juta.

Menariknya, drone yang membantu melumpuhkan Iran ini desainnya justru terinspirasi dari drone Shahed-136 buatan Iran, yang sebelumnya sering dipakai di perang Ukraina dan sempat menghantam beberapa situs di negara-negara Teluk.

“Sejarah telah tercipta kemarin, namun banyak yang mengabaikan berita utama yang sangat penting ini," tulis Lorin Selby, purnawirawan Laksamana Muda Angkatan Laut AS sekaligus pakar keamanan nasional, dalam sebuah unggahan. "Era senjata senilai Rp 588 juta telah dimulai."

Eliot Pence, Kepala Eksekutif perusahaan teknologi pertahanan Kanada, Dominion Dynamics, membenarkan logika baru tersebut.

Menurutnya, drone LUCAS menjadi alat murah bagi AS untuk merontokkan sistem radar anti-pesawat milik musuh, sekaligus menjadi pelengkap perangkat super mahal seperti rudal dan jet tempur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Rekomendasi
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Ketum KBPP Polri: Demokrasi...
Ketum KBPP Polri: Demokrasi Harus Bermartabat, Stabilitas Nasional Harus Dijaga
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved