AS Gunakan Aplikasi Salat dan Doa untuk Mengguncang Iran
Kamis, 05 Maret 2026 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Tangkapan layar yang dibagikan kepadaWIREDmenunjukkan pesan-pesan yang menyerukan tentara Iran untuk meletakkan senjata mereka dan menjanjikan amnesti.
Pada pukul 10:02 pagi, sebuah pesan berbunyi: "Saat pembalasan telah tiba. Pasukan represif rezim akan membayar atas tindakan kejam mereka. Siapa pun yang bergabung dalam membela rakyat Iran akan diberikan amnesti dan pengampunan."
Pada pukul 10:14, pesan lain dikirim: "Demi kebebasan saudara-saudari Iran kita, ini adalah seruan kepada semua kekuatan represif – letakkan senjata Anda atau bergabunglah dengan pasukan pembebasan. Hanya dengan cara ini Anda dapat menyelamatkan hidup Anda."
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan siber ini.
Analis keamanan siber telah mengkonfirmasi bahwa pengguna aplikasi BadeSaba menerima pemberitahuan ini, tetapi sumber peretasan belum ditentukan, dan belum dipastikan apakah peretasan tersebut berasal dari Israel.
Namun, Morey Haber, Direktur Konsultasi Keamanan di BeyondTrust, meyakini bahwa serangan ini bukanlah tindakan spontan dan impulsif, melainkan tindakan yang disengaja.
Pada pukul 10:02 pagi, sebuah pesan berbunyi: "Saat pembalasan telah tiba. Pasukan represif rezim akan membayar atas tindakan kejam mereka. Siapa pun yang bergabung dalam membela rakyat Iran akan diberikan amnesti dan pengampunan."
Pada pukul 10:14, pesan lain dikirim: "Demi kebebasan saudara-saudari Iran kita, ini adalah seruan kepada semua kekuatan represif – letakkan senjata Anda atau bergabunglah dengan pasukan pembebasan. Hanya dengan cara ini Anda dapat menyelamatkan hidup Anda."
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan siber ini.
Analis keamanan siber telah mengkonfirmasi bahwa pengguna aplikasi BadeSaba menerima pemberitahuan ini, tetapi sumber peretasan belum ditentukan, dan belum dipastikan apakah peretasan tersebut berasal dari Israel.
Namun, Morey Haber, Direktur Konsultasi Keamanan di BeyondTrust, meyakini bahwa serangan ini bukanlah tindakan spontan dan impulsif, melainkan tindakan yang disengaja.
Lihat Juga :