Bahaya Laten Era AI 2026: Banjir Video Hoaks Perang AS-Iran di Media Sosial
Rabu, 04 Maret 2026 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Contoh paling mencolok datang dari seorang komentator asal Australia bernama Maram Susli (dikenal sebagai Syrian Girl). Ia mengunggah sebuah video gedung terbakar di platform X dengan narasi provokatif: "Rekaman markas CIA di Dubai yang ditargetkan pagi ini oleh Iran."
Faktanya? Video itu adalah rekaman kebakaran gedung apartemen biasa di Sharjah (kota tetangga Dubai) yang terjadi pada Oktober 2015—sebelas tahun yang lalu. Kebakaran itu bahkan pernah diliput oleh media besar seperti Fox News, BBC News, dan Khaleej Times.
Akun yang sama juga menyebar kebohongan bahwa menara ikonik Burj Khalifa di Dubai sedang terbakar. Padahal, penelusuran gambar terbalik (reverse image search) menggunakan aplikasi TinEye membuktikan bahwa foto tersebut diambil lebih dari satu dekade lalu. "Asap" yang diklaim sebagai kebakaran itu hanyalah kabut tebal yang menyelimuti gedung setinggi 828 meter tersebut.
Manipulasi AI juga menyentuh sosok paling vital dalam konflik ini. Beredar luas foto yang memperlihatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (86 tahun), tergeletak di bawah reruntuhan.
Media pemerintah Iran memang mengonfirmasi pada 28 Februari bahwa beliau tewas di kantornya akibat serangan udara AS-Israel. Namun, hingga detik ini, belum ada satu pun gambar resmi evakuasi jenazah yang dirilis.
Lalu, dari mana foto itu berasal? Ketika AAP FactCheck memasukkan gambar tersebut ke alat pendeteksi SynthID milik Google, sistem langsung menemukan watermark digital yang memastikan bahwa gambar itu murni buatan komputer.
Kebohongan tak berhenti di situ. Beredar pula video kerumunan jutaan orang yang diklaim sebagai prosesi pemakaman Khamenei.
Faktanya? Video itu adalah rekaman kebakaran gedung apartemen biasa di Sharjah (kota tetangga Dubai) yang terjadi pada Oktober 2015—sebelas tahun yang lalu. Kebakaran itu bahkan pernah diliput oleh media besar seperti Fox News, BBC News, dan Khaleej Times.
Akun yang sama juga menyebar kebohongan bahwa menara ikonik Burj Khalifa di Dubai sedang terbakar. Padahal, penelusuran gambar terbalik (reverse image search) menggunakan aplikasi TinEye membuktikan bahwa foto tersebut diambil lebih dari satu dekade lalu. "Asap" yang diklaim sebagai kebakaran itu hanyalah kabut tebal yang menyelimuti gedung setinggi 828 meter tersebut.
Manipulasi AI juga menyentuh sosok paling vital dalam konflik ini. Beredar luas foto yang memperlihatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (86 tahun), tergeletak di bawah reruntuhan.
Media pemerintah Iran memang mengonfirmasi pada 28 Februari bahwa beliau tewas di kantornya akibat serangan udara AS-Israel. Namun, hingga detik ini, belum ada satu pun gambar resmi evakuasi jenazah yang dirilis.
Lalu, dari mana foto itu berasal? Ketika AAP FactCheck memasukkan gambar tersebut ke alat pendeteksi SynthID milik Google, sistem langsung menemukan watermark digital yang memastikan bahwa gambar itu murni buatan komputer.
Kebohongan tak berhenti di situ. Beredar pula video kerumunan jutaan orang yang diklaim sebagai prosesi pemakaman Khamenei.
Lihat Juga :