Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
Pada jalur sebaliknya, merchant internasional yang ingin berjualan di pasar Indonesia akan mendapat karpet merah.
Mereka diberi akses untuk menerima uang dari konsumen Indonesia melalui metode pembayaran lokal yang sudah sangat merakyat, mulai dari pindai kode QRIS, transfer virtual account, bayar tunai di kasir gerai ritel minimarket, hingga dompet digital. Transaksi pun menjadi jauh lebih mulus tanpa hambatan (seamless).
Pertama, mereka meluncurkan Solusi Multi-Currency atau transaksi lintas mata uang. Fitur ini memungkinkan konversi nilai tukar yang lebih canggih dan transparan, kewajiban mutlak untuk mendukung perdagangan ekspor-impor masa kini.
Kedua, kolaborasi ini merambah ke Manajemen Lending (pinjaman) dan Treasury (pengelolaan perbendaharaan/arus kas).
Kedua perusahaan tengah menjajaki penyediaan akses modal kerja bagi para pedagang. Ini menjadi krusial mengingat hambatan terbesar UMKM untuk naik kelas seringkali berakar pada sulitnya meminjam modal dari bank konvensional.
Ketiga, dan yang paling mencerminkan tren masa kini, adalah inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI). DOKU dan Ant International menghadirkan aplikasi GenAI Cockpit.
Mereka diberi akses untuk menerima uang dari konsumen Indonesia melalui metode pembayaran lokal yang sudah sangat merakyat, mulai dari pindai kode QRIS, transfer virtual account, bayar tunai di kasir gerai ritel minimarket, hingga dompet digital. Transaksi pun menjadi jauh lebih mulus tanpa hambatan (seamless).
Lebih Sekadar Pembayaran: Tren AI dan Pinjaman Modal
Jika ditelisik lebih kritis, pertarungan fintech di 2026 sudah bukan lagi soal siapa yang bisa memproses pembayaran paling cepat. Pemain besar harus bisa mengurus keseluruhan siklus keuangan pedagang. Menyadari hal ini, DOKU dan Ant International membangun platform layanan keuangan yang lebih utuh.Pertama, mereka meluncurkan Solusi Multi-Currency atau transaksi lintas mata uang. Fitur ini memungkinkan konversi nilai tukar yang lebih canggih dan transparan, kewajiban mutlak untuk mendukung perdagangan ekspor-impor masa kini.
Kedua, kolaborasi ini merambah ke Manajemen Lending (pinjaman) dan Treasury (pengelolaan perbendaharaan/arus kas).
Kedua perusahaan tengah menjajaki penyediaan akses modal kerja bagi para pedagang. Ini menjadi krusial mengingat hambatan terbesar UMKM untuk naik kelas seringkali berakar pada sulitnya meminjam modal dari bank konvensional.
Ketiga, dan yang paling mencerminkan tren masa kini, adalah inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI). DOKU dan Ant International menghadirkan aplikasi GenAI Cockpit.
Lihat Juga :