Bantu Proses Rekrutmen, Asisten HR Virtual Berbasis AI Diperkenalkan
Senin, 23 Februari 2026 - 12:04 WIB
loading...
Kecerdasan buatan. FOTO/ DAILY
A
A
A
JAKARTA - Di tengah kebutuhan talenta digital yang terus meningkat, banyak perusahaan justru tersendat pada proses rekrutmen yang memakan waktu, terutama bisnis kecil dan menengah yang belum memiliki tim rekrutmen khusus.
Dalam praktiknya, rata-rata proses rekrutmen dapat memakan waktu hingga 150 jam kerja dan biaya hingga Rp11,5 juta hanya untuk menyortir tumpukan CV dan mewawancarai kandidat.
Melihat kondisi tersebut, TalentGO.AI memperkenalkan layanan B2B untuk membantu perusahaan menemukan dan merekrut talenta yang sesuai melalui rangkaian solusi end-to-end berbasis AI, mulai dari pencarian kandidat, otomasi penilaian CV yang akurat dan objektif, serta video interview yang memudahkan proses rekrutmen.
“Perjalanan TalentGO.AI dimulai dari sebuah keresahan personal saya sejak tahun 2020. Saat itu, saya melihat sulitnya para kandidat dalam menemukan pekerjaan, namun di sisi lain para pemilik bisnis sering kali kesulitan mencari kandidat yang tepat,” ujar Valencia Gabriella, CEO & Founder TalentGO.AI.
Masalah rekrutmen sering dianggap soal sulitnya mencari kandidat. Padahal, yang paling menguras waktu dan tenaga adalah proses administrasi yang dikerjakan secara manual, mulai dari mencari kandidat hingga melakukan tahap screening awal.
“Hadir pada tahun 2025 lalu dan didukung oleh bantuan teknologi AI, kami memotong proses rekrutmen yang lambat menjadi 6 kali lebih cepat,” tambahnya.
Dalam praktiknya, beban kerja rekrutmen sering kali jatuh ke tangan pemilik bisnis atau tim operasional. Mereka harus membagi fokus antara menjalankan usaha dan memilah lamaran satu per satu. Tidak jarang, ratusan CV harus disaring dalam waktu singkat, tetapi hasilnya belum tentu mengarah pada kandidat yang sesuai.
Lewat pendekatannya sebagai “AI Virtual HR”, TalentGO.AI menghadirkan sistem yang membantu rekruter mempercepat proses seleksi hingga 80% dengan membaca pola dan konteks, bukan hanya mencocokkan kata kunci.
Kandidat kemudian diurutkan berdasarkan tingkat kecocokan dan kualifikasi untuk kebutuhan posisi yang dicari. Sehingga perusahaan dapat langsung memilih kandidat terbaik dengan lebih cepat dan objektif tanpa perlu melakukan interview satu per satu.
Dalam praktiknya, rata-rata proses rekrutmen dapat memakan waktu hingga 150 jam kerja dan biaya hingga Rp11,5 juta hanya untuk menyortir tumpukan CV dan mewawancarai kandidat.
Melihat kondisi tersebut, TalentGO.AI memperkenalkan layanan B2B untuk membantu perusahaan menemukan dan merekrut talenta yang sesuai melalui rangkaian solusi end-to-end berbasis AI, mulai dari pencarian kandidat, otomasi penilaian CV yang akurat dan objektif, serta video interview yang memudahkan proses rekrutmen.
“Perjalanan TalentGO.AI dimulai dari sebuah keresahan personal saya sejak tahun 2020. Saat itu, saya melihat sulitnya para kandidat dalam menemukan pekerjaan, namun di sisi lain para pemilik bisnis sering kali kesulitan mencari kandidat yang tepat,” ujar Valencia Gabriella, CEO & Founder TalentGO.AI.
Masalah rekrutmen sering dianggap soal sulitnya mencari kandidat. Padahal, yang paling menguras waktu dan tenaga adalah proses administrasi yang dikerjakan secara manual, mulai dari mencari kandidat hingga melakukan tahap screening awal.
“Hadir pada tahun 2025 lalu dan didukung oleh bantuan teknologi AI, kami memotong proses rekrutmen yang lambat menjadi 6 kali lebih cepat,” tambahnya.
Dalam praktiknya, beban kerja rekrutmen sering kali jatuh ke tangan pemilik bisnis atau tim operasional. Mereka harus membagi fokus antara menjalankan usaha dan memilah lamaran satu per satu. Tidak jarang, ratusan CV harus disaring dalam waktu singkat, tetapi hasilnya belum tentu mengarah pada kandidat yang sesuai.
Lewat pendekatannya sebagai “AI Virtual HR”, TalentGO.AI menghadirkan sistem yang membantu rekruter mempercepat proses seleksi hingga 80% dengan membaca pola dan konteks, bukan hanya mencocokkan kata kunci.
Kandidat kemudian diurutkan berdasarkan tingkat kecocokan dan kualifikasi untuk kebutuhan posisi yang dicari. Sehingga perusahaan dapat langsung memilih kandidat terbaik dengan lebih cepat dan objektif tanpa perlu melakukan interview satu per satu.
(wbs)
Lihat Juga :