Anomali Gravitasi Raksasa di Bawah Antartika Terdeteksi Semakin Kuat

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:12 WIB
loading...
A A A
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Geoid Low Antartika bukanlah perkembangan baru; depresi gravitasi telah berada di dekat Antartika setidaknya selama 70 juta tahun. Namun, posisinya tidak tetap statis. Sekitar 50 juta tahun yang lalu, posisi dan kekuatannya mulai berubah secara dramatis – waktu yang bertepatan dengan perubahan tajam dalam pergeseran kutub.

Menurut model tersebut, anomali terbentuk ketika lempeng tektonik menunjam di bawah Antartika dan tenggelam jauh ke dalam mantel, mengubah medan gravitasi planet di permukaan. Sementara itu, wilayah luas material panas dan mengapung naik ke atas, menjadi lebih berpengaruh selama 40 juta tahun terakhir dan memperkuat anomali geoid rendah.

Menariknya, hal ini mungkin terkait dengan glasiasi Antartika , yang dimulai secara serius sekitar 34 juta tahun yang lalu. Ini hanyalah hubungan spekulatif, tetapi inilah hal menarik tentang geoid: ia membentuk permukaan laut. Jadi, ketika geoid bergeser ke bawah di sekitar Antartika, permukaan laut setempat akan ikut turun – berpotensi memengaruhi pertumbuhan lapisan es.

Itu jelas merupakan hipotesis yang membutuhkan pengujian lebih lanjut. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai proses geodinamika, mulai dari konveksi mantel hingga geoid hingga pergerakan kutub, semuanya dapat terhubung dan saling memengaruhi.

Lubang gravitasi di bawah Antartika mungkin tampak samar, tetapi ini merupakan pengingat bahwa bahkan proses paling lambat di dalam Bumi pun dapat meninggalkan jejak yang abadi pada dunia di atasnya
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Rekomendasi
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Usulan Tambahan Anggaran...
Usulan Tambahan Anggaran Rp5,783 T untuk Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag Disetujui Kemenkeu
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved