Tahun 2026 Akan Menjadi Panggung Unjuk Gigi Ponsel Lipat
Senin, 16 Februari 2026 - 10:08 WIB
loading...
Smartphone Lipat. Foto/ THE Verge
A
A
A
BEIJING - Pasar ponsel pintar lipat global diperkirakan akan memasuki fase pertumbuhan baru pada tahun 2026, didorong oleh meningkatnya permintaan untuk perangkat tipe buku.
Menurut laporan Counterpoint Research, jenis perangkat ini diperkirakan akan menyumbang 65% dari seluruh pengiriman ponsel pintar lipat pada tahun 2026, naik dari 52% pada tahun 2025.
Pergeseran ini didorong oleh strategi produsen yang semakin menekankan profitabilitas, nilai premium, dan kecenderungan konsumen terhadap fungsi produktivitas.
Perangkat tipe buku kini menjadi sorotan karena menawarkan layar yang lebih besar dan penggunaan yang lebih praktis dibandingkan dengan model lipat clamshell.
Apple juga diperkirakan akan memasuki pasar ponsel lipat pada paruh kedua tahun 2026 dengan model pertamanya yang berbasis desain seperti buku. Kehadiran Apple diharapkan akan mengubah dinamika pasar dan semakin mempercepat adopsi perangkat lipat premium.
Di ekosistem Android, perubahan ini bahkan lebih kentara.
Samsung mencatat tonggak sejarah pada tahun 2025 ketika pengiriman Galaxy Z Fold 7 melampaui Galaxy Z Flip 7, menandai pergeseran yang jelas menuju model bergaya buku.
Selain itu, merek-merek Android utama seperti Google, Honor, Oppo, dan Xiaomi juga telah memperkuat komitmen mereka terhadap kategori ini.
Analisis industri menunjukkan bahwa pasar sekarang bergerak melampaui fase menarik perhatian melalui desain yang unik.
Fokus konsumen bergeser ke nilai nyata seperti kemampuan multitasking, layar besar, dan pengalaman pengguna yang lebih produktif.
Seiring kemajuan teknologi dan masuknya pemain baru, tahun 2026 dipandang sebagai tahun yang akan sepenuhnya membentuk kembali lanskap pasar ponsel lipat.
Menurut laporan Counterpoint Research, jenis perangkat ini diperkirakan akan menyumbang 65% dari seluruh pengiriman ponsel pintar lipat pada tahun 2026, naik dari 52% pada tahun 2025.
Pergeseran ini didorong oleh strategi produsen yang semakin menekankan profitabilitas, nilai premium, dan kecenderungan konsumen terhadap fungsi produktivitas.
Perangkat tipe buku kini menjadi sorotan karena menawarkan layar yang lebih besar dan penggunaan yang lebih praktis dibandingkan dengan model lipat clamshell.
Apple juga diperkirakan akan memasuki pasar ponsel lipat pada paruh kedua tahun 2026 dengan model pertamanya yang berbasis desain seperti buku. Kehadiran Apple diharapkan akan mengubah dinamika pasar dan semakin mempercepat adopsi perangkat lipat premium.
Di ekosistem Android, perubahan ini bahkan lebih kentara.
Samsung mencatat tonggak sejarah pada tahun 2025 ketika pengiriman Galaxy Z Fold 7 melampaui Galaxy Z Flip 7, menandai pergeseran yang jelas menuju model bergaya buku.
Selain itu, merek-merek Android utama seperti Google, Honor, Oppo, dan Xiaomi juga telah memperkuat komitmen mereka terhadap kategori ini.
Analisis industri menunjukkan bahwa pasar sekarang bergerak melampaui fase menarik perhatian melalui desain yang unik.
Fokus konsumen bergeser ke nilai nyata seperti kemampuan multitasking, layar besar, dan pengalaman pengguna yang lebih produktif.
Seiring kemajuan teknologi dan masuknya pemain baru, tahun 2026 dipandang sebagai tahun yang akan sepenuhnya membentuk kembali lanskap pasar ponsel lipat.
(wbs)
Lihat Juga :