Struktur Misterius Terdeteksi di Medan Magnet Bumi

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:14 WIB
loading...
A A A
Temuan selanjutnya adalah bahwa medan-medan ini kurang rentan terhadap keruntuhan. Dengan menambahkan Blob, kita dapat mereproduksi perilaku stabil medan magnet Bumi yang diamati dalam rentang yang lebih luas.

Yang tampaknya terjadi adalah kedua gumpalan panas tersebut mengisolasi logam cair di bawahnya, mencegah kehilangan panas yang jika tidak akan menyebabkan cairan tersebut menyusut secara termal dan tenggelam ke dalam inti. Karena aliran fluida inti inilah yang menghasilkan medan magnet yang lebih besar, genangan logam yang stagnan ini tidak ikut serta dalam proses geodinamo.

Selain itu, sama seperti telepon seluler yang dapat kehilangan sinyal jika diletakkan di dalam kotak logam, area cairan konduktif yang diam ini berfungsi untuk "menghalangi" medan magnet yang dihasilkan oleh cairan yang bersirkulasi di bawahnya.

Oleh karena itu, gumpalan-gumpalan raksasa tersebut memunculkan pola-pola yang bervariasi secara longitudinal dalam bentuk dan variabilitas medan magnet Bumi. Dan ini sesuai dengan apa yang tercatat oleh batuan yang terbentuk di lintang rendah.

Sebagian besar waktu, bentuk medan magnet Bumi sangat mirip dengan yang dihasilkan oleh magnet batang yang sejajar dengan sumbu rotasi planet. Inilah yang menyebabkan kompas magnetik menunjuk hampir ke utara di sebagian besar tempat di permukaan Bumi, hampir sepanjang waktu.

Keruntuhan menjadi keadaan multipolar yang lemah telah terjadi berkali-kali sepanjang sejarah geologi, tetapi kejadian ini cukup jarang dan medan magnet tampaknya pulih dengan cukup cepat setelahnya. Setidaknya dalam simulasi, Blob tampaknya membantu mewujudkan hal ini.

Jadi, meskipun kita masih perlu banyak belajar tentang apa itu Blob dan bagaimana asal-usulnya, mungkin kita berhutang budi kepada mereka karena telah membantu menjaga medan magnet tetap stabil dan bermanfaat bagi umat manusia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Rekomendasi
Jubir Otorita IKN Troy...
Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Besok
Ford Gunakan AI untuk...
Ford Gunakan AI untuk Hidupkan Kembali Aurora Tahun 1964
IPDN Mewisuda 1.404...
IPDN Mewisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan
Berita Terkini
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved