Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius

Minggu, 01 Februari 2026 - 10:51 WIB
loading...
A A A

Sel eukariotik biasanya memiliki inti sel yang terbungkus membran, yang merupakan " jurang perbedaan desain " dari nenek moyangnya yang prokariotik yang tidak memiliki inti sel. Tidak jelas bagaimana perubahan dramatis tersebut terjadi, tetapi satu teori yang menarik menunjukkan bahwa inti sel merupakan anugerah dari virus .

"Ushikuvirus" memberikan bukti untuk hipotesis eukariogenesis virus dan mengungkapkan interaksi virus-inang, yang membentuk evolusi sel eukariotik.

Dikenal sebagai eukariogenesis virus , gagasan ini pertama kali diajukan pada tahun 2001 oleh Masaharu Takemura, seorang ahli biologi molekuler di Universitas Sains Tokyo. Ia mengemukakan bahwa inti sel eukariotik berasal dari virus DNA besar, seperti virus cacar, yang menginfeksi beberapa prokariota prasejarah.


Alih-alih menimbulkan masalah, virus tersebut justru menetap di sitoplasma sel, akhirnya memperoleh gen-gen penting dari inangnya dan secara bertahap bertransisi ke dalam inti sel .


Teori ini semakin menguat dengan penemuan virus raksasa yang mengandung DNA pada tahun 2003, yang membentuk struktur yang disebut " pabrik virus " di dalam sel inang. Pabrik-pabrik ini terkadang terbungkus dalam membran dan cenderung terlihat serta berfungsi sangat mirip dengan inti sel eukariotik.

Sejak itu, para ilmuwan telah menemukan berbagai virus raksasa ini, termasuk spesies dalam famili Mamonoviridae dan clandestinovirus yang berkerabat dekat, yang menginfeksi jenis amoeba tertentu. Namun, virus raksasa sangat beragam dan sulit diisolasi, sehingga penemuan baru seperti ushikuvirus merupakan hal yang sangat penting.


Takemura masih menyelidiki eukariogenesis virus seperempat abad setelah ia memperkenalkan gagasan tersebut, dan merupakan bagian dari tim yang mengidentifikasi dan mendeskripsikan ushikuvirus dalam penelitian baru ini.


"Virus raksasa dapat dikatakan sebagai harta karun yang dunianya belum sepenuhnya dipahami," kata Takemura . "Salah satu kemungkinan masa depan dari penelitian ini adalah untuk memberikan umat manusia pandangan baru yang menghubungkan dunia organisme hidup dengan dunia virus."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Rekomendasi
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved