Pendapatan Apple Tembus Rp 2.300 Triliun! iPhone 17 Laris Manis, China dan India Jadi Penyelamat
Jum'at, 30 Januari 2026 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini sekaligus menepis kekhawatiran investor mengenai stagnasi penjualan perangkat keras Apple di tengah persaingan ketat dengan rival lokal China dan pengawasan regulasi yang ketat.
Cook menegaskan bahwa iPhone 17 mendorong pertumbuhan dua digit dalam jumlah pengguna yang beralih dari perangkat Android.
Raksasa chip seperti Samsung Electronics dan SK Hynix, yang menguasai dua pertiga pasar DRAM dunia, telah memperingatkan bahwa peralihan prioritas produksi ke arah kecerdasan buatan (AI) untuk pusat data telah menyebabkan kelangkaan chip untuk elektronik konsumen.
Akibatnya, harga pasar untuk memori diprediksi akan meningkat signifikan.
Meskipun demikian, posisi tawar Apple yang kuat sebagai pembeli raksasa tampaknya menjadi perisai yang efektif. Cook mencatat bahwa iPhone berhasil merebut pangsa pasar dari perangkat Android selama kuartal liburan, sinyal bahwa Apple memiliki kemampuan lebih baik dalam mengamankan stok komponen dibandingkan kompetitornya.
Untuk kuartal kedua fiskal, Apple memproyeksikan marjin kotor (gross margin) berada di kisaran 48 persen hingga 49 persen.
Pada kuartal pertama, Apple mencatat marjin kotor sebesar 48,2 persen, lebih tinggi dari ekspektasi analis sebesar 47,45 persen.
Jacob Bourne, analis dari eMarketer, mengingatkan bahwa kekurangan chip memori yang berkelanjutan akan menekan marjin perangkat keras di kuartal mendatang, sehingga momentum layanan bermarjin tinggi menjadi sangat vital.
Cook menegaskan bahwa iPhone 17 mendorong pertumbuhan dua digit dalam jumlah pengguna yang beralih dari perangkat Android.
Tantangan Rantai Pasok: Krisis Chip Memori
Namun, di balik angka-angka hijau tersebut, Apple menghadapi tantangan nyata dalam rantai pasok. Cook mengungkapkan kepada analis bahwa perusahaan sedang menghadapi kendala pasokan prosesor yang mempengaruhi produksi iPhone. Situasi ini diperburuk oleh ketatnya pasar chip memori DRAM.Raksasa chip seperti Samsung Electronics dan SK Hynix, yang menguasai dua pertiga pasar DRAM dunia, telah memperingatkan bahwa peralihan prioritas produksi ke arah kecerdasan buatan (AI) untuk pusat data telah menyebabkan kelangkaan chip untuk elektronik konsumen.
Akibatnya, harga pasar untuk memori diprediksi akan meningkat signifikan.
Meskipun demikian, posisi tawar Apple yang kuat sebagai pembeli raksasa tampaknya menjadi perisai yang efektif. Cook mencatat bahwa iPhone berhasil merebut pangsa pasar dari perangkat Android selama kuartal liburan, sinyal bahwa Apple memiliki kemampuan lebih baik dalam mengamankan stok komponen dibandingkan kompetitornya.
Untuk kuartal kedua fiskal, Apple memproyeksikan marjin kotor (gross margin) berada di kisaran 48 persen hingga 49 persen.
Pada kuartal pertama, Apple mencatat marjin kotor sebesar 48,2 persen, lebih tinggi dari ekspektasi analis sebesar 47,45 persen.
Jacob Bourne, analis dari eMarketer, mengingatkan bahwa kekurangan chip memori yang berkelanjutan akan menekan marjin perangkat keras di kuartal mendatang, sehingga momentum layanan bermarjin tinggi menjadi sangat vital.
Investasi Masa Depan dan Kejutan AI
Di tengah fokus pada perangkat keras, Apple juga agresif memperkuat ekosistem kecerdasan buatannya. Perusahaan baru saja mengumumkan kemitraan strategis dengan Google milik Alphabet untuk menggunakan Gemini guna meningkatkan kemampuan Siri.Lihat Juga :