Perusahaan Teknologi Raksasa AS Incar Pasar TikTok

Kamis, 17 September 2020 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Kamera multi-segmen digunakan untuk mengombinasikan beberapa klip video menjadi satu klip video. Fitur itu juga sudah lama digunakan TikTok dan Reels. Fitur YouTube Shorts lainnya, seperti speed control, timer, dan countdown disediakkan agar pengguna lebih kreatif dalam memproduksi video dibandingkan hanya memencet tombol “rekam”.

Sejauh ini YouTube masih melakukan uji coba pasar dengan hanya merilis YouTube Shorts sebagai aplikasi tunggal di India, salah satu pasar terbesar TikTok. Jika mengalami pertumbuhan positif dan prospek yang cerah, YouTube kemungkinan besar akan merilisnya ke seluruh dunia. Sebelumnya, fitur ini hanya ada dan menyatu di aplikasi YouTube. (Baca juga: Rusia Jual 100 Juta Vaksin Covid-19 ke India)

Sejak awal tahun ini YouTube telah melakukan uji coba pengembangan aplikasi video pendek di Android dan iOS. Fitur itu kini diterapkan di aplikasi YouTube sebelum nanti dipisahkan sebagai aplikasi tunggal. YouTube juga telah menjalin kerja sama dengan para musisi, label, dan publisher untuk memperkaya perpustakaan musik mereka.

Sebagai informasi, TikTok memiliki sekitar 100 juta pengguna di AS dan ditawar USD40-50 miliar oleh Microsoft dan Oracle. Keduanya mengincar TikTok yang beroperasi di AS, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Secara keseluruhan aplikasi yang diluncurkan di China pada 2016 itu memiliki sekitar 690 juta pengguna aktif pada Juli.

TikTok berhasil memuncaki pemeringkatan unduhan dunia dan menyingkirkan dominasi Facebook, Instagram, YouTube, dan Snapchat. Hingga saat ini TikTok telah diunduh sebanyak dua miliar kali, baik di App Store maupun Google Play. Unduhan tersebut meliputi TikTok versi Lite dan variasi lainnya. (Baca juga: Tim Repsol Honda Suran Tanpa Marquez)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Kolaborasi Kemenekraf,...
Kolaborasi Kemenekraf, Google, dan YouTube Buka Peluang Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Lewat AI
Mengapa Banyak Orang...
Mengapa Banyak Orang Pilih Menghilang dari Media Sosial? Ini Alasannya
Menkomdigi: PP TUNAS...
Menkomdigi: PP TUNAS untuk Bantu Orang Tua, Bukan Menggantikan Peran
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
RI Incar 48 F-35, tapi...
RI Incar 48 F-35, tapi Waswas Rahasia Pertahanan Diakses AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved