Patahan Bumi Raksasa Tersembunyi Ditemukan di Titik Rawan Gempa
Selasa, 27 Januari 2026 - 22:49 WIB
loading...
A
A
A
Dengan memodelkan tekanan ini untuk menguji bagaimana batuan merespons, para ilmuwan dapat memeriksa apakah interpretasi mereka tentang gempa bumi kecil dan berfrekuensi rendah itu benar, yang dalam kasus ini memang benar.
Sebagianlempeng Amerika Utaratelah terlepas dan ditarik ke bawah bersamalempengGorda (Juan de Fuca), demikian yang ditentukan oleh para peneliti. Tim tersebut juga mengkonfirmasikeberadaan fragmen Pioneer yang sebelumnya telah dihipotesiskan– sebuah bagian batuan yang lebih tua yang terseret di bawah lempeng Amerika Utara.
Lempeng Amerika Utara, lempeng Gorda, dan lempeng Pasifik membentuk persimpangan tiga Mendocino, dengan lempeng Gorda mengalamisubduksi(terdorong ke bawah) lempeng Amerika Utara, dan diserap ke dalammantel Bumi.
Yang penting, permukaan yang mengalami subduksi tidak sedalam yang diperkirakan sebelumnya.
Penelitian ini menggeser lokasi yang paling mungkin dari batas lempeng. Model ini didukung oleh gempa bumi berkek magnitude 7,2 yang terjadidi California pada tahun 1992, yang memiliki titik asal pada kedalaman yang jauh lebih dangkal daripada yang diprediksi oleh model-model kontemporer.
"Sebelumnya diasumsikan bahwa sesar mengikuti tepi depan lempeng yang menunjam, tetapi contoh ini menyimpang dari asumsi tersebut,"kataahli geodesi tektonik Kathryn Materna, dari Universitas Colorado Boulder.
Sebagianlempeng Amerika Utaratelah terlepas dan ditarik ke bawah bersamalempengGorda (Juan de Fuca), demikian yang ditentukan oleh para peneliti. Tim tersebut juga mengkonfirmasikeberadaan fragmen Pioneer yang sebelumnya telah dihipotesiskan– sebuah bagian batuan yang lebih tua yang terseret di bawah lempeng Amerika Utara.
Lempeng Amerika Utara, lempeng Gorda, dan lempeng Pasifik membentuk persimpangan tiga Mendocino, dengan lempeng Gorda mengalamisubduksi(terdorong ke bawah) lempeng Amerika Utara, dan diserap ke dalammantel Bumi.
Yang penting, permukaan yang mengalami subduksi tidak sedalam yang diperkirakan sebelumnya.
Penelitian ini menggeser lokasi yang paling mungkin dari batas lempeng. Model ini didukung oleh gempa bumi berkek magnitude 7,2 yang terjadidi California pada tahun 1992, yang memiliki titik asal pada kedalaman yang jauh lebih dangkal daripada yang diprediksi oleh model-model kontemporer.
"Sebelumnya diasumsikan bahwa sesar mengikuti tepi depan lempeng yang menunjam, tetapi contoh ini menyimpang dari asumsi tersebut,"kataahli geodesi tektonik Kathryn Materna, dari Universitas Colorado Boulder.
Lihat Juga :