Lebih Terukur, Talenta Indonesia Dorong Arah Inovasi AI

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:54 WIB
loading...
Lebih Terukur, Talenta...
Juan Anugraha Djuwadi, Product Manager di Google Amerika Serikat. FOTO/ DOK SindoNews
A A A
JAKARTA - Di tengah percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI) secara global, Indonesia mulai menempatkan talenta terbaiknya di pusat pengambilan keputusan teknologi dunia.

Salah satunya adalah Juan Anugraha Djuwadi, Product Manager di Google Amerika Serikat, yang berperan strategis dalam mengarahkan inovasi Al agar tetap relevan, manusiawi, dan berdampak luas.

Dalam webinar "A/ Streamline Your Business: Build Internal Apps with Al, Juan memaparkan pandangannya mengenai arah pengembangan Al, tantangan adopsi lintas pasar, serta prinsip membangun produk berskala global yang dapat menjadi rujukan penting bagi pemerintah, dunia usaha, dan ekosistem digital di Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik.

Menurutnya, kemajuan Al tidak boleh terjebak pada kompleksitas teknologi semata.
"Pengguna tidak peduli seberapa canggih teknologi di belakang layar. Mereka peduli apakah solusi itu berguna dan menyelesaikan masalah nyata," tegas Master of Arts alumnus Design and Development of Digital Games, Game and Interactive Media Design, Columbia University ini.

Prinsip tersebut menjadi fondasi utama dalam pengembangan produk Google yang melayani miliaran pengguna lintas budaya dan tingkat literasi digital.

Juan menekankan dua filosofi kunci yang relevan bagi pembuat kebijakan dan enterprise: "less is more" dan "the details matter."

Dalam skala masif, satu persen kegagalan bukan angka kecil. "Ketika satu persen pengguna mengalami kesulitan, itu berarti jutaan orang. Di sinilah detail menjadi isu strategis, bukan sekadar teknis," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Rekomendasi
Daftar Kapolda Baru...
Daftar Kapolda Baru yang Dilantik Kapolri pada Juli 2026, Ada Irjen Pipit Rismanto
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
5 Fakta Pernikahan Taylor...
5 Fakta Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Gaun Dior hingga Tamu Bertabur Bintang
Berita Terkini
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved