Melampaui Batas Layar: LG Demonstrasikan Implementasi AI Nyata di Infrastruktur Masa Depan
Senin, 12 Januari 2026 - 16:44 WIB
loading...
Robot ramah LG CLOiD untuk membantu keberlangsungan kehidupan sehari-hari terasa lebih ringan, lebih cerdas, dan tentu saja, lebih baik.
A
A
A
Di bawah lampu sorot panggung LG World Premiere, suasana panggung pra-CES tahun ini terasa berbeda. Tidak ada lagi deretan angka spesifikasi yang kaku. Sebaliknya, CEO LG Electronics, Lyu Jae-cheol, berdiri di depan audiens dengan sebuah pertanyaan retoris yang memancing imajinasi: "Bagaimana jika AI bisa keluar dari layar dan mulai bekerja untuk kita di dunia nyata?"
Itulah titik berangkat bagi LG untuk memperkenalkan babak baru teknologi mereka: AI in Action. Ini bukan sekadar kecerdasan buatan yang pintar menjawab pertanyaan, melainkan evolusi dari konsep Affectionate Intelligence, sebuah kecerdasan yang "peduli" dan benar-benar memahami ritme hidup manusia.
CLOiD: Sahabat Baru di Sudut Ruang Tamu
Bintang utama hari itu bukanlah sebuah layar raksasa, melainkan sosok robot ramah bernama LG CLOiD. Dengan dua lengan lincah dan lima jari yang presisi, CLOiD tampak lebih seperti penghuni rumah daripada sekadar mesin.
Bayangkan sebuah skenario, Anda sedang dalam perjalanan pulang dan mengirim pesan singkat melalui aplikasi ThinQ™, "Saya segera sampai." Di rumah, CLOiD tidak hanya menyalakan lampu. Ia menganalisis bahwa Anda biasanya lari sore, namun prakiraan cuaca menunjukkan hujan akan turun. Secara proaktif, ia menyarankan Anda berolahraga di dalam ruangan, menyesuaikan suhu ruangan, bahkan menyiapkan pakaian olahraga dari mesin pengering.
Inilah wujud nyata dari visi Zero Labor Home. LG bermimpi menciptakan rumah di mana tugas-tugas domestik yang melelahkan, seperti melipat cucian atau merapikan piring, diambil alih oleh agen cerdas, sehingga manusia bisa memiliki kembali waktu mereka untuk hal-hal yang lebih bermakna.
Teknologi yang Berbaur dengan Estetika
![Melampaui Batas Layar: LG Demonstrasikan Implementasi AI Nyata di Infrastruktur Masa Depan]()
Di sisi lain panggung, LG membuktikan bahwa kecanggihan tidak harus merusak keindahan interior. Munculnya LG OLED evo W6 Wallpaper TV memukau mata dengan ketipisan hanya 9 mm. Nyaris tak terlihat dari samping, TV ini menempel di dinding layaknya selembar kertas, namun mampu memancarkan warna Hype Radiant Color yang luar biasa hidup tanpa gangguan kabel yang melintang.
Kecerdasan ini juga merambah ke dapur. Lini LG SIGNATURE kini bisa diajak mengobrol. Kulkas terbaru mereka tidak hanya mendinginkan makanan, tapi mengenali bahan yang tersisa di dalamnya dan memberikan saran resep secara lisan. Begitu pula dengan Oven Range yang dilengkapi Gourmet AI, mampu mengidentifikasi bahan masakan dan memandu Anda mengeksekusi lebih dari 80 resep pilihan layaknya koki pribadi.
![Melampaui Batas Layar: LG Demonstrasikan Implementasi AI Nyata di Infrastruktur Masa Depan]()
Melampaui Pintu Rumah
Namun, ambisi LG di tahun 2026 tidak berhenti di ruang tamu. Affectionate Intelligence mereka kini mulai merambah ke jalan raya dan ruang publik.
Dalam presentasinya, LG memamerkan bagaimana kendaraan masa depan berubah menjadi ruang pintar yang personal. Mobil Anda kini memiliki "mata" (sistem pelacakan pandangan) dan platform AI generatif yang memahami suasana hati penumpang. Apa yang Anda tonton di rumah dapat dilanjutkan di layar mobil secara mulus, menciptakan ekosistem hidup tanpa jeda.
Bahkan di balik layar industri besar, LG masuk ke jantung revolusi data. Mereka kini menjadi pemain kunci dalam menyediakan teknologi pendingin berefisiensi tinggi untuk pusat-pusat data AI di seluruh dunia, memastikan bahwa kemajuan teknologi tetap berjalan selaras dengan keberlanjutan energi.
Teknologi yang Lebih Manusiawi
Saat acara berakhir, CLOiD kembali ke atas panggung, seolah mempertegas janji merek Life’s Good. Pesan yang dibawa LG di CES 2026 sangat jelas: Masa depan bukan tentang seberapa hebat mesin mengungguli manusia, melainkan seberapa baik teknologi bisa mendukung manusia secara manusiawi.
Lewat AI in Action, LG tidak hanya menjual perangkat elektronik; mereka menawarkan sebuah gaya hidup di mana teknologi bukan lagi sekadar alat, melainkan pendamping yang penuh empati. Sebuah masa depan di mana kehidupan sehari-hari terasa lebih ringan, lebih cerdas, dan tentu saja, lebih baik.
Itulah titik berangkat bagi LG untuk memperkenalkan babak baru teknologi mereka: AI in Action. Ini bukan sekadar kecerdasan buatan yang pintar menjawab pertanyaan, melainkan evolusi dari konsep Affectionate Intelligence, sebuah kecerdasan yang "peduli" dan benar-benar memahami ritme hidup manusia.
CLOiD: Sahabat Baru di Sudut Ruang Tamu
Bintang utama hari itu bukanlah sebuah layar raksasa, melainkan sosok robot ramah bernama LG CLOiD. Dengan dua lengan lincah dan lima jari yang presisi, CLOiD tampak lebih seperti penghuni rumah daripada sekadar mesin.
Bayangkan sebuah skenario, Anda sedang dalam perjalanan pulang dan mengirim pesan singkat melalui aplikasi ThinQ™, "Saya segera sampai." Di rumah, CLOiD tidak hanya menyalakan lampu. Ia menganalisis bahwa Anda biasanya lari sore, namun prakiraan cuaca menunjukkan hujan akan turun. Secara proaktif, ia menyarankan Anda berolahraga di dalam ruangan, menyesuaikan suhu ruangan, bahkan menyiapkan pakaian olahraga dari mesin pengering.
Inilah wujud nyata dari visi Zero Labor Home. LG bermimpi menciptakan rumah di mana tugas-tugas domestik yang melelahkan, seperti melipat cucian atau merapikan piring, diambil alih oleh agen cerdas, sehingga manusia bisa memiliki kembali waktu mereka untuk hal-hal yang lebih bermakna.
Teknologi yang Berbaur dengan Estetika

Di sisi lain panggung, LG membuktikan bahwa kecanggihan tidak harus merusak keindahan interior. Munculnya LG OLED evo W6 Wallpaper TV memukau mata dengan ketipisan hanya 9 mm. Nyaris tak terlihat dari samping, TV ini menempel di dinding layaknya selembar kertas, namun mampu memancarkan warna Hype Radiant Color yang luar biasa hidup tanpa gangguan kabel yang melintang.
Kecerdasan ini juga merambah ke dapur. Lini LG SIGNATURE kini bisa diajak mengobrol. Kulkas terbaru mereka tidak hanya mendinginkan makanan, tapi mengenali bahan yang tersisa di dalamnya dan memberikan saran resep secara lisan. Begitu pula dengan Oven Range yang dilengkapi Gourmet AI, mampu mengidentifikasi bahan masakan dan memandu Anda mengeksekusi lebih dari 80 resep pilihan layaknya koki pribadi.

Melampaui Pintu Rumah
Namun, ambisi LG di tahun 2026 tidak berhenti di ruang tamu. Affectionate Intelligence mereka kini mulai merambah ke jalan raya dan ruang publik.
Dalam presentasinya, LG memamerkan bagaimana kendaraan masa depan berubah menjadi ruang pintar yang personal. Mobil Anda kini memiliki "mata" (sistem pelacakan pandangan) dan platform AI generatif yang memahami suasana hati penumpang. Apa yang Anda tonton di rumah dapat dilanjutkan di layar mobil secara mulus, menciptakan ekosistem hidup tanpa jeda.
Bahkan di balik layar industri besar, LG masuk ke jantung revolusi data. Mereka kini menjadi pemain kunci dalam menyediakan teknologi pendingin berefisiensi tinggi untuk pusat-pusat data AI di seluruh dunia, memastikan bahwa kemajuan teknologi tetap berjalan selaras dengan keberlanjutan energi.
Teknologi yang Lebih Manusiawi
Saat acara berakhir, CLOiD kembali ke atas panggung, seolah mempertegas janji merek Life’s Good. Pesan yang dibawa LG di CES 2026 sangat jelas: Masa depan bukan tentang seberapa hebat mesin mengungguli manusia, melainkan seberapa baik teknologi bisa mendukung manusia secara manusiawi.
Lewat AI in Action, LG tidak hanya menjual perangkat elektronik; mereka menawarkan sebuah gaya hidup di mana teknologi bukan lagi sekadar alat, melainkan pendamping yang penuh empati. Sebuah masa depan di mana kehidupan sehari-hari terasa lebih ringan, lebih cerdas, dan tentu saja, lebih baik.
(unt)
Lihat Juga :