Indonesia Putus Akses Grok Demi Bendung Arus Pornografi Buatan AI

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:24 WIB
loading...
Indonesia Putus Akses...
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah bentuk tanggung jawab negara yang tidak bisa ditawar. Foto: Grok
A A A
JAKARTA - Batas toleransi pemerintah Indonesia terhadap “anarki algoritma” akhirnya terlampaui. Sabtu pagi (10/1/2026), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah drastis dengan memutus akses sementara terhadap Grok, fitur kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) andalan milik Elon Musk yang terintegrasi dalam Platform X.

Keputusan ini bukan sekadar tindakan administratif, tapi bentuk pernyataan kedaulatan digital di tengah gelombang
kritik global terhadap penyalahgunaan teknologi generatif untuk memproduksi pornografi palsu (deepfake).

Langkah pemblokiran sementara ini diambil sebagai respons atas keresahan publik mengenai kemampuan Grok yang terlalu permisif dalam memproduksi gambar tak senonoh.

Tanpa filter etika ketat, teknologi ini berpotensi menjadi senjata kekerasan seksual berbasis siber yang menyasar perempuan dan anak-anak.

Di Balik Alibi Kebebasan Berekspresi

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah bentuk tanggung jawab negara yang tidak bisa ditawar.

Dalam lanskap digital yang kian liar, praktik deepfake seksual nonkonsensual—pembuatan konten porno menggunakan wajah orang lain tanpa izin—dikategorikan sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang serius.

"Pemerintah memandang praktik deepfake seksual nonkonsensual sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, serta keamanan warga negara di ruang digital," ujar Meutya dalam pernyataan resminya di Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Babak Belur Dihantam...
Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Rekomendasi
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Berita Terkini
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Tekan Risiko Keamanan...
Tekan Risiko Keamanan Pangan, PMR 2026 digelar
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved