Miris, Paspor dan KTP Anda cuma Dihargai Secangkir Kopi di Dark Web

Jum'at, 09 Januari 2026 - 08:42 WIB
loading...
Miris, Paspor dan KTP...
Identitas digital kian murah, risikonya justru makin mahal bagi pengguna. Foto: Sindonews/ChatGPT
A A A
JAKARTA - Privasi bukan lagi sekadar hak, melainkan komoditas dagang yang bernilai ekonomis. Ini yang terlihat dari laporan terbaru Kaspersky Digital Footprint Intelligence.

Terungkap realitas pahit: paspor atau kartu identitas (KTP) digital hanya dihargai rata-rata USD15 atau Rp240.000 di pasar gelap internet (dark web).

Angka ini menunjukkan betapa rentannya nilai privasi seseorang di mata para pelaku kejahatan siber yang kini beroperasi layaknya korporasi bisnis terstruktur.

Fenomena ini terekam jelas dalam analisis lanskap ancaman siber yang dilakukan Kaspersky sepanjang periode Januari hingga September 2025.

Data menunjukkan pergeseran fokus para penyerang yang tidak lagi sekadar merusak sistem, namun lebih condong pada akuisisi aset digital yang dapat dimonetisasi.

Pergeseran Tren: Memburu Kunci Masuk

Berdasarkan data telemetri yang dihimpun, mayoritas serangan siber kini memiliki motif ekonomi spesifik.

Kaspersky mencatat bahwa 88,5 persen dari total kampanye phishing (pengelabu) dan penipuan yang diamati bertujuan untuk mencuri kredensial atau akses masuk ke berbagai akun online.

Angka ini mendominasi jauh di atas serangan yang menargetkan data statis pribadi seperti nama, alamat, dan tanggal lahir yang hanya menyumbang porsi 9,5 persen, serta pencurian detail kartu perbankan secara langsung yang tercatat hanya 2 persen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Google Umumkan Patch...
Google Umumkan Patch Darurat Chrome untuk Waspadai Zero-Day
8,4 Miliar Lebih Akun...
8,4 Miliar Lebih Akun Email Pengguna Dijual
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Hacker Iran Bobol Sistem...
Hacker Iran Bobol Sistem Pembaca Tanki di SPBU AS
Rekomendasi
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved