ASUS ROG Guncang CES 2026 dengan Laptop Layar Ganda OLED, RTX 5090, dan Hideo Kojima
Selasa, 06 Januari 2026 - 10:53 WIB
loading...
Jajaran laptop terbaru ASUS ROG yang dipamerkan di CES 2026 Las Vegas menampilkan inovasi layar ganda OLED dan performa AI tingkat lanjut, menandai 20 tahun kepemimpinan merek tersebut di industri gaming global. Foto: ASUS
A
A
A
LAS VEGAS - Dua dekade bukan waktu yang singkat untuk memimpin sebuah industri yang bergerak secepat kilat. Tapi, ASUS Republic of Gamers (ROG) membuktikan taringnya di panggung Consumer Electronics Show (CES) 2026 Las Vegas dengan inovasi yang melampaui imajinasi: mulai laptop gaming layar ganda 16 inci pertama di dunia hingga kolaborasi visioner dengan maestro game legendaris, Hideo Kojima.
Perhelatan bertajuk Dare to Innovate yang digelar pada 6 Januari 2026 ini bukan sekadar seremoni ulang tahun ke-20 ROG. Ini adalah pernyataan tegas bahwa brand yang telah menguasai pangsa pasar perangkat gaming di Indonesia sejak 2015 ini tidak berniat melambat.
Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI), ROG justru menunggangi ombak tersebut dengan mengintegrasikan performa komputasi tingkat dewa ke dalam perangkat yang semakin ringkas dan estetis.
Revolusi Zephyrus: Ringkas, Cerdas, dan Bertenaga Monster
Sorotan utama tertuju pada lini ROG Zephyrus yang mengalami evolusi radikal. Generasi terbaru Zephyrus G14 (GU405/GA403) dan G16 (GU606) hadir mendefinisikan ulang apa arti laptop ultra-portable. Di balik sasis aluminium CNC-milled yang ramping, tersembunyi kekuatan pemrosesan yang menakutkan.
ROG tidak main-main dalam membenamkan spesifikasi. Varian G16 ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra Series 3 yang dikawinkan dengan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5090.
Ini adalah lompatan performa signifikan, mengingat arsitektur NVIDIA Blackwell terbaru ini mampu menangani ray tracing dan AI generatif dengan efisiensi daya yang jauh lebih baik.
ROG memang sangat serius menggarap segmen AI on-device. Dengan bekal Neural Processing Unit (NPU) yang mampu menghasilkan performa hingga 50 TOPS (Trillions of Operations Per Second), laptop ini memungkinkan para kreator dan gamers menjalankan tugas berbasis AI secara lokal tanpa perlu bergantung pada komputasi awan (cloud).
Ini adalah fitur krusial di era di mana latensi dan privasi data menjadi mata uang yang mahal.
Tak hanya Intel, ROG juga merangkul kubu merah lewat Zephyrus G14 yang dibekali prosesor AMD Ryzen AI generasi terbaru.
Sertifikasi Copilot+ pada perangkat ini menegaskan kesiapannya sebagai asisten cerdas bagi penggunanya.
Untuk menjinakkan panas dari komponen "buas" tersebut, ROG membenamkan teknologi Intelligent Cooling yang mencakup penggunaan liquid metal pada CPU dan desain ventilasi pembuangan yang dioptimalkan.
Hasilnya, TGP (Total Graphics Power) maksimum bisa didorong hingga 160W pada Zephyrus G16, angka yang fantastis untuk laptop setipis ini.
Mata yang Dimanjakan: Standar Baru Visual OLED
Kekuatan dapur pacu tersebut disalurkan melalui jendela visual yang memukau. Panel layar ROG Nebula HDR kini mencapai tingkat kecerahan 1.100 nits. Dengan cakupan warna 100 persen DCI-P3 dan akurasi warna Delta E < 1, layar ini tidak hanya memanjakan mata gamers, tetapi juga memenuhi standar ketat para colorist di industri perfilman.
Namun, inovasi paling mencolok hadir pada ROG Zephyrus Duo (GX651). Laptop ini mengukuhkan diri sebagai laptop gaming layar ganda 16 inci pertama di dunia. Bukan sekadar gimmick, kedua layarnya menggunakan panel 3K ROG Nebula HDR OLED dengan refresh rate 120Hz dan respons super cepat 0,2 milidetik.
Kehadiran dua layar ini menjawab kebutuhan multitasking ekstrem; seorang streamer bisa bermain game AAA di layar utama sambil memantau chat dan obs di layar kedua tanpa lag, berkat dukungan GPU RTX 5090.
Sentuhan Seni Hideo Kojima: Lebih dari Sekadar Mesin
Di luar spesifikasi teknis, ROG memahami bahwa gaming adalah bagian dari kultur pop. Kolaborasi dengan Kojima Productions menjadi bukti nyata visi tersebut. Hasilnya adalah ROG Flow Z13-KJP, sebuah tablet gaming 2-in-1 yang didesain langsung oleh Yoji Shinkawa, seniman di balik karakter ikonik Metal Gear dan Death Stranding.
Perangkat ini bukan sekadar barang koleksi. Di balik desainnya yang artistik, tertanam prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dan grafis Radeon 8060S. Layar sentuh 13,4 inci 2.5K Nebula HDR dengan refresh rate 180Hz menjadikannya mesin hiburan portable yang sangat bertenaga.
Ekosistem ini dilengkapi dengan periferal edisi khusus seperti headset ROG Delta II-KJP dengan driver titanium 50 mm dan mouse ROG Keris II Origin-KJP yang berbobot hanya 63 gram. Kolaborasi ini menegaskan posisi ROG yang tidak hanya menjual perangkat keras, tetapi juga menjual identitas dan gaya hidup bagi komunitas gamers.
Perhelatan bertajuk Dare to Innovate yang digelar pada 6 Januari 2026 ini bukan sekadar seremoni ulang tahun ke-20 ROG. Ini adalah pernyataan tegas bahwa brand yang telah menguasai pangsa pasar perangkat gaming di Indonesia sejak 2015 ini tidak berniat melambat.
Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI), ROG justru menunggangi ombak tersebut dengan mengintegrasikan performa komputasi tingkat dewa ke dalam perangkat yang semakin ringkas dan estetis.
Revolusi Zephyrus: Ringkas, Cerdas, dan Bertenaga Monster
![ASUS ROG Guncang CES 2026 dengan Laptop Layar Ganda OLED, RTX 5090, dan Hideo Kojima]()
Sorotan utama tertuju pada lini ROG Zephyrus yang mengalami evolusi radikal. Generasi terbaru Zephyrus G14 (GU405/GA403) dan G16 (GU606) hadir mendefinisikan ulang apa arti laptop ultra-portable. Di balik sasis aluminium CNC-milled yang ramping, tersembunyi kekuatan pemrosesan yang menakutkan.
ROG tidak main-main dalam membenamkan spesifikasi. Varian G16 ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra Series 3 yang dikawinkan dengan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5090.
Ini adalah lompatan performa signifikan, mengingat arsitektur NVIDIA Blackwell terbaru ini mampu menangani ray tracing dan AI generatif dengan efisiensi daya yang jauh lebih baik.
ROG memang sangat serius menggarap segmen AI on-device. Dengan bekal Neural Processing Unit (NPU) yang mampu menghasilkan performa hingga 50 TOPS (Trillions of Operations Per Second), laptop ini memungkinkan para kreator dan gamers menjalankan tugas berbasis AI secara lokal tanpa perlu bergantung pada komputasi awan (cloud).
Ini adalah fitur krusial di era di mana latensi dan privasi data menjadi mata uang yang mahal.
Tak hanya Intel, ROG juga merangkul kubu merah lewat Zephyrus G14 yang dibekali prosesor AMD Ryzen AI generasi terbaru.
Sertifikasi Copilot+ pada perangkat ini menegaskan kesiapannya sebagai asisten cerdas bagi penggunanya.
Untuk menjinakkan panas dari komponen "buas" tersebut, ROG membenamkan teknologi Intelligent Cooling yang mencakup penggunaan liquid metal pada CPU dan desain ventilasi pembuangan yang dioptimalkan.
Hasilnya, TGP (Total Graphics Power) maksimum bisa didorong hingga 160W pada Zephyrus G16, angka yang fantastis untuk laptop setipis ini.
Mata yang Dimanjakan: Standar Baru Visual OLED
![ASUS ROG Guncang CES 2026 dengan Laptop Layar Ganda OLED, RTX 5090, dan Hideo Kojima]()
Kekuatan dapur pacu tersebut disalurkan melalui jendela visual yang memukau. Panel layar ROG Nebula HDR kini mencapai tingkat kecerahan 1.100 nits. Dengan cakupan warna 100 persen DCI-P3 dan akurasi warna Delta E < 1, layar ini tidak hanya memanjakan mata gamers, tetapi juga memenuhi standar ketat para colorist di industri perfilman.
Namun, inovasi paling mencolok hadir pada ROG Zephyrus Duo (GX651). Laptop ini mengukuhkan diri sebagai laptop gaming layar ganda 16 inci pertama di dunia. Bukan sekadar gimmick, kedua layarnya menggunakan panel 3K ROG Nebula HDR OLED dengan refresh rate 120Hz dan respons super cepat 0,2 milidetik.
Kehadiran dua layar ini menjawab kebutuhan multitasking ekstrem; seorang streamer bisa bermain game AAA di layar utama sambil memantau chat dan obs di layar kedua tanpa lag, berkat dukungan GPU RTX 5090.
Sentuhan Seni Hideo Kojima: Lebih dari Sekadar Mesin
![ASUS ROG Guncang CES 2026 dengan Laptop Layar Ganda OLED, RTX 5090, dan Hideo Kojima]()
Di luar spesifikasi teknis, ROG memahami bahwa gaming adalah bagian dari kultur pop. Kolaborasi dengan Kojima Productions menjadi bukti nyata visi tersebut. Hasilnya adalah ROG Flow Z13-KJP, sebuah tablet gaming 2-in-1 yang didesain langsung oleh Yoji Shinkawa, seniman di balik karakter ikonik Metal Gear dan Death Stranding.
Perangkat ini bukan sekadar barang koleksi. Di balik desainnya yang artistik, tertanam prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dan grafis Radeon 8060S. Layar sentuh 13,4 inci 2.5K Nebula HDR dengan refresh rate 180Hz menjadikannya mesin hiburan portable yang sangat bertenaga.
Ekosistem ini dilengkapi dengan periferal edisi khusus seperti headset ROG Delta II-KJP dengan driver titanium 50 mm dan mouse ROG Keris II Origin-KJP yang berbobot hanya 63 gram. Kolaborasi ini menegaskan posisi ROG yang tidak hanya menjual perangkat keras, tetapi juga menjual identitas dan gaya hidup bagi komunitas gamers.
(dan)
Lihat Juga :