Sisa-sisa Abu Manusia Bertebaran, Tempat Kremasi Tertua di Dunia Ditemukan

Jum'at, 02 Januari 2026 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Mengenai kremasi, bukti sangat langka sebelum sekitar 7.000 tahun yang lalu, terutama di antara budaya pemburu-pengumpul.

Sisa-sisa manusia yang dikremasi paling awal, yang ditemukan terkubur di Danau Mungo di Australia, berasal darisekitar 40.000 tahun yang lalu, namun tidak ditemukan tumpukan kayu bakar untuk kremasi.

Tumpukan kayu bakar in situ tertua yang dikonfirmasi (di mana sisa-sisa jenazah ditemukan di tempat kremasi berlangsung, di atas api yang dibuat khusus) berasal dari11.500 tahun yang lalu di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Alaska, sebuah ritual pemakaman untuk seorang anak kecil.

Setelah itu, tidak ada bukti kremasi dengan tumpukan kayu bakar yang munculhingga sekitar 7.000 tahun yang laludi Beisamoun di Levant selatan.

Di kaki Gunung Hora di Malawi terdapat situs arkeologi yang dikenal sebagai HOR-1, tempat manusia aktif selama sekitar 21.000 tahun. Antara 16.000 dan 8.000 tahun yang lalu, tempat ini digunakan untuk praktik pemakaman.

Para arkeolog telah mengidentifikasi sisa-sisa setidaknya 11 individu di sana.

Hanya satu individu yang menunjukkan bukti kremasi sebelum penguburan. Penamaan resminya adalah Hora 3, dan meskipun hanya sebagian kerangkanya yang ditemukan – tulang anggota badan, sebagian tulang belakang dan panggulnya, serta beberapa ruas jari – bagian-bagian tersebut, dan endapan abu yang besar tempat bagian-bagian itu ditemukan, melukiskan gambaran yang jelas tentang upacara pemakamannya.

Bekas terbakar dan retakan pada tulang menunjukkan bahwa tulang-tulang tersebut terpapar suhu tinggi dalam waktu lama. Selain itu, bekas sayatan pada tulang menunjukkan bahwa beberapa bagian tubuh Hora 3 telah dipisahkan sebelum dikremasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Imparsial Minta Polisi...
Imparsial Minta Polisi dan Komnas HAM Ikut Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Portugal Lolos ke 16...
Portugal Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Kroasia, Ronaldo Cetak Rekor Baru
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved