Kekayaan Elon Musk Tembus Rp11.620 Triliun, Resmi Lebih Kaya dari Negara Belgia dan Argentina

Jum'at, 02 Januari 2026 - 11:02 WIB
loading...
Kekayaan Elon Musk Tembus...
Elon Musk menutup tahun 2025 dengan kekayaan memecahkan rekor di angka Rp11.620 triliun, menjadikannya entitas ekonomi yang lebih besar dibandingkan negara. Foto: Reuters
A A A
NEW YORK - Elon Musk menutup lembaran tahun 2025 bukan sekadar sebagai manusia terkaya di muka bumi, melainkan telah bermetamorfosis menjadi entitas ekonomi raksasa dengan kekayaan bersih menembus USD726,3 miliar atau setara Rp11.620 triliun.

Angka ini melampaui Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara maju seperti Belgia, Swedia, hingga Argentina.
Berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires List, CEO Tesla ini mencatatkan rekor akumulasi kekayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kapitalisme modern.

Meski sempat terkoreksi turun sebesar USD3,3 miliar (Rp52,8 triliun) di hari terakhir perdagangan akibat saham Tesla yang melemah 1 persen ke level USD449,72 (Rp7,2 juta) per lembar, tren tahunan Musk tetaplah sebuah anomali statistik yang mencengangkan.

Sepanjang 2025, saham Tesla telah naik 18 persen dan sempat menyentuh level tertinggi mendekati 500 dollar AS per lembar.

Kesenjangan yang Menganga Lebar

Analisis terhadap data kekayaan global menunjukkan betapa jauhnya Musk meninggalkan para pesaingnya. Sejak mengambil alih takhta orang terkaya dunia pada Mei 2024 dari tangan Bernard Arnault (CEO LVMH), Musk berlari sendirian tanpa pesaing berarti.

Di posisi kedua, pendiri Google Larry Page "hanya" memiliki kekayaan USD256,9 miliar (Rp4.110 triliun).

Diikuti oleh Ketua Oracle Larry Ellison dengan USD245 miliar (Rp3.920 triliun), bos Amazon Jeff Bezos dengan USD242,2 miliar (Rp3.875 triliun), dan rekan Page, Sergey Brin, yang menutup lima besar dengan USD237,1 miliar (Rp3.793 triliun).

Jika digabungkan, kekayaan Larry Page dan Larry Ellison bahkan masih belum cukup untuk mengejar total harta Musk.

Lebih Berharga dari Negara Berdaulat

Jika Elon Musk adalah sebuah negara, kekuatan ekonominya akan menempati peringkat ke-23 terbesar di dunia menurut data Dana Moneter Internasional (IMF). Dengan valuasi Rp 11.620 triliun, posisi Musk berada tepat di bawah Taiwan (USD884 miliar) namun sukses mengangkangi ekonomi Belgia yang memiliki PDB USD716 miliar (Rp 11.456 triliun).

Dominasi finansial Musk juga melampaui PDB Irlandia (USD708 miliar), Argentina (USD683 miliar), dan Swedia (USD662 miliar). Adapun PDB Indonesia diperkirakan mencapai USD1.443 miliar.

Dalam konteks korporasi, kekayaan pribadi Musk kini lebih besar daripada kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan raksasa dunia.

Harta Musk jauh di atas nilai pasar Oracle milik Larry Ellison yang bernilai USD560 miliar (Rp 8.960 triliun), raksasa kesehatan Johnson & Johnson senilai USD498,6 miliar (Rp7.977 triliun), dan imperium barang mewah LVMH senilai USD375,9 miliar (Rp6.014 triliun).

Bahkan jika disandingkan dengan pasar aset kripto, kekayaan Musk nyaris menyamai total nilai pasar kripto global pada tahun 2018 yang kala itu bernilai USD773 miliar.

Saat ini, harta Musk bernilai lebih dari dua kali lipat kapitalisasi pasar Ethereum (USD358 miliar atau Rp 5.728 triliun), mata uang kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Roket Pendorong Kekayaan: SpaceX dan Putusan Pengadilan

Lonjakan kekayaan Musk yang tidak masuk akal di akhir tahun 2025 didorong oleh dua faktor fundamental.
Pertama, valuasi SpaceX yang meroket tajam. Perusahaan antariksa tersebut meluncurkan penawaran tender (tender offer) yang melambungkan valuasinya dari USD400 miliar pada Agustus menjadi USD800 miliar (Rp12.800 triliun) di akhir tahun.

Aksi korporasi ini menyuntikkan tambahan kekayaan sekitar USD168 miliar (Rp2.688 triliun) ke dalam kantong Musk.
Faktor kedua adalah kemenangan legal di Mahkamah Agung Delaware. Pengadilan membatalkan putusan pengadilan tingkat rendah yang sebelumnya menghapus paket opsi saham Tesla milik Musk.

Dengan dipulihkannya paket kompensasi senilai sekitar USD139 miliar (Rp2.224 triliun) tersebut, Forbes kembali memperhitungkan nilai penuh opsi saham itu, setelah sebelumnya mendiskon nilainya sebesar 50 persen sejak Januari 2024.

Kini, Musk berada di jalur cepat untuk menjadi triliuner (dalam mata uang dollar AS) pertama di dunia. Pemegang saham Tesla pada November lalu telah menyetujui paket kompensasi baru yang berpotensi bernilai mendekati USD1 triliun, dengan syarat perusahaan mampu mencapai serangkaian target ambisius dalam satu dekade mendatang.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Rekomendasi
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Berita Terkini
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved