Susunan Bata Kuno Ditemukan di Dasar Laut, Dipercaya Jalan Menuju Dimensi Lain
Kamis, 01 Januari 2026 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
"Ini aneh," tambah anggota tim lainnya.
"Apa kau bercanda? Ini gila."
Meskipun terletak di bawah kedalaman sekitar seribu meter lautan, dasar danau yang ditemukan oleh para peneliti di puncak gunung bawah laut Nootka tampak sangat kering.
Formasi tersebuttelah diidentifikasi sebagai"aliran batuan hialoklastit yang retak (batuan vulkanik yang terbentuk dalam letusan berenergi tinggi di mana banyak fragmen batuan mengendap ke dasar laut)."
Melalui radio, tim tersebut mencatat bahwa permukaan tanah hampir terlihat seperti "lapisan kerak yang dipanggang" yang bisa dikupas.
Di satu bagian kecil, batuan vulkanik tersebut retak dengan cara yang sangat mirip dengan batu bata.
"Retakan unik berbentuk 90 derajat ini kemungkinan terkait dengan tekanan pemanasan dan pendinginan dari beberapa letusan di tepi kerak bumi yang panas ini,"demikianbunyi keterangan pada video YouTube tersebut.
Permukaan bumi sebagian besar terdiri dari lautan dalam, dan sebuahstudi tahun 2025 mengungkapkanbetapa sedikitnya yang telah kita lihat dari dasar ekosistem terbesar planet kita.
"Apa kau bercanda? Ini gila."
Meskipun terletak di bawah kedalaman sekitar seribu meter lautan, dasar danau yang ditemukan oleh para peneliti di puncak gunung bawah laut Nootka tampak sangat kering.
Formasi tersebuttelah diidentifikasi sebagai"aliran batuan hialoklastit yang retak (batuan vulkanik yang terbentuk dalam letusan berenergi tinggi di mana banyak fragmen batuan mengendap ke dasar laut)."
Melalui radio, tim tersebut mencatat bahwa permukaan tanah hampir terlihat seperti "lapisan kerak yang dipanggang" yang bisa dikupas.
Di satu bagian kecil, batuan vulkanik tersebut retak dengan cara yang sangat mirip dengan batu bata.
"Retakan unik berbentuk 90 derajat ini kemungkinan terkait dengan tekanan pemanasan dan pendinginan dari beberapa letusan di tepi kerak bumi yang panas ini,"demikianbunyi keterangan pada video YouTube tersebut.
Permukaan bumi sebagian besar terdiri dari lautan dalam, dan sebuahstudi tahun 2025 mengungkapkanbetapa sedikitnya yang telah kita lihat dari dasar ekosistem terbesar planet kita.
Lihat Juga :