OpenAI Buka Loker untuk Mengidentifikasi Dampak Negatif AI
Selasa, 30 Desember 2025 - 08:47 WIB
loading...
OpenAI Buka Loker. FOTO/ THE VERGE
A
A
A
LONDON - Situasi yang dihadapi pengembang sistem kecerdasan buatan (AI) tahun ini sangat mengejutkan.
OpenAI menghadapi gugatan atas penggunaan ChatGPT, yang menyebabkan kematian seorang pengguna.
OpenAI sedang mencari Kepala Kesiapsiagaan untuk merencanakan strategi mitigasi risiko yang mungkin timbul dari penggunaan model AI, termasuk potensi penggunaannya untuk tujuan terorisme dan peretasan.
Model AI telah terbukti menyebabkan pengguna menjadi malas, aktivitas otak mereka menurun, dan dalam situasi yang lebih serius, menyebabkan pengguna menghadapi masalah kesehatan mental dan bahkan bunuh diri.
OpenAI sekarang menghadapi gugatan setelah seorang pengguna bunuh diri karena menggunakan ChatGPT.
Untuk mendeteksi kemungkinan dampak negatif, OpenAI saat ini sedang mencari "Kepala Kesiapsiagaan" yang berbasis di San Francisco.
Tugas Chief Readiness Officer adalah untuk mengurangi risiko utama seperti ancaman siber dan senjata biologis karena model AI yang dikembangkan dapat digunakan untuk tujuan terorisme dan peretasan.
Mereka juga perlu menyempurnakan dan mengembangkan kerangka kerja seiring munculnya risiko eksternal, kemampuan, dan harapan baru.
Dengan kata lain, tugas utama adalah mengidentifikasi risiko yang mungkin ada akibat model yang dihasilkan perusahaan sebelum menawarkannya kepada pengguna.
Hal ini akan memastikan bahwa insiden negatif yang menyebabkan perusahaan menanggung kewajiban dapat dihindari sebelum terjadi.
OpenAI menghadapi gugatan atas penggunaan ChatGPT, yang menyebabkan kematian seorang pengguna.
OpenAI sedang mencari Kepala Kesiapsiagaan untuk merencanakan strategi mitigasi risiko yang mungkin timbul dari penggunaan model AI, termasuk potensi penggunaannya untuk tujuan terorisme dan peretasan.
Model AI telah terbukti menyebabkan pengguna menjadi malas, aktivitas otak mereka menurun, dan dalam situasi yang lebih serius, menyebabkan pengguna menghadapi masalah kesehatan mental dan bahkan bunuh diri.
OpenAI sekarang menghadapi gugatan setelah seorang pengguna bunuh diri karena menggunakan ChatGPT.
Untuk mendeteksi kemungkinan dampak negatif, OpenAI saat ini sedang mencari "Kepala Kesiapsiagaan" yang berbasis di San Francisco.
Tugas Chief Readiness Officer adalah untuk mengurangi risiko utama seperti ancaman siber dan senjata biologis karena model AI yang dikembangkan dapat digunakan untuk tujuan terorisme dan peretasan.
Mereka juga perlu menyempurnakan dan mengembangkan kerangka kerja seiring munculnya risiko eksternal, kemampuan, dan harapan baru.
Dengan kata lain, tugas utama adalah mengidentifikasi risiko yang mungkin ada akibat model yang dihasilkan perusahaan sebelum menawarkannya kepada pengguna.
Hal ini akan memastikan bahwa insiden negatif yang menyebabkan perusahaan menanggung kewajiban dapat dihindari sebelum terjadi.
(wbs)
Lihat Juga :