Atmosfer Bumi Bocor ke Luar Angkasa, Ilmuwan Yakin Kiamat Semakin Dekat

Jum'at, 26 Desember 2025 - 20:29 WIB
loading...
A A A
Sejauh menyangkut ekosistem di Bumi,penurunan ini hanyalah hal yang sepele, tetapi tetap dapat memberi tahu kita lebih banyak tentang rahasia yang membuat sebuah planet layak huni – informasi yang berguna jika kita ingin tinggal diMarssuatu hari nanti .

Peningkatan laju erosi adalah salah satu hipotesis di balik penurunan oksigen – lebih banyak erosi akan mengekspos dan mengoksidasi lebih banyak sedimen segar, sehingga mengurangi kadar oksigen di atmosfer.

Penyebab lain yang mungkin adalah perubahan iklimjangka panjang– selama beberapa juta tahun terakhir, kita telah melihat sedikit penurunan suhu global secara keseluruhan, meskipun Bumi telahmemanas dengan cepatselama setengah abad terakhir.

Namun sebelum kita mulai membakar sejumlah besar bahan bakar fosil setelah revolusi industri, lautan mendingin sangat perlahan, dan itu bisa memicu reaksi berantai ekologis di mana lautan mulai mengonsumsi lebih banyak oksigen dari atmosfer.

Namun untuk saat ini, ini hanyalah hipotesis yang perlu diuji lebih lanjut.

Selama beberapa miliar tahun pertama keberadaannya, atmosfer Bumi sama sekali tidak mengandung oksigen.

Para ilmuwan percaya bahwa alga kecil yang disebutsianobakteriberevolusi dan memicu peningkatan pesat kadar oksigen—dan, selanjutnya, peningkatan jumlah hewan yang dapat menghirupnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Berita Terkini
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Infografis
Prabowo ke Luar Negeri,...
Prabowo ke Luar Negeri, Indonesia Dipimpin Gibran selama Dua Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved