Selamat dari Vonis Mati, tapi TikTok Resmi Dikendalikan Raksasa Yahudi Oracle dan Miliarder AS
Jum'at, 19 Desember 2025 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Mandat utamanya adalah memegang otoritas penuh atas perlindungan data AS, keamanan algoritma, moderasi konten, dan jaminan perangkat lunak.
Oracle, yang sahamnya melonjak hampir 6 persen pada perdagangan pra-pasar Jumat, didapuk sebagai "mitra keamanan tepercaya" yang bertanggung jawab mengaudit kepatuhan dan menyimpan data sensitif pengguna di lingkungan cloud yang aman.
Namun, ada lapisan strategi bisnis yang menarik—dan kritis—di balik kesepakatan ini. ByteDance tidak sepenuhnya "melepas" mesin uangnya.
Sumber yang mengetahui masalah ini mengungkapkan bahwa entitas TikTok yang dikendalikan ByteDance akan tetap mengelola interoperabilitas produk global serta aktivitas komersial utama, termasuk e-commerce, periklanan, dan pemasaran.
Artinya, "jantung" pendapatan TikTok AS tetap berada di tangan ByteDance, sementara usaha patungan baru (JV) tersebut akan menerima sebagian pendapatan sebagai biaya atas layanan teknologi dan datanya.
Ini adalah pembagian peran yang cerdik: JV mengurus "backend" dan keamanan data yang menjadi kekhawatiran Washington, sementara ByteDance tetap memegang kendali atas mesin pencetak uang.
Rush Doshi, mantan pejabat Dewan Keamanan Nasional di era Joe Biden, mempertanyakan kejelasan status algoritma TikTok.
Oracle, yang sahamnya melonjak hampir 6 persen pada perdagangan pra-pasar Jumat, didapuk sebagai "mitra keamanan tepercaya" yang bertanggung jawab mengaudit kepatuhan dan menyimpan data sensitif pengguna di lingkungan cloud yang aman.
Namun, ada lapisan strategi bisnis yang menarik—dan kritis—di balik kesepakatan ini. ByteDance tidak sepenuhnya "melepas" mesin uangnya.
Sumber yang mengetahui masalah ini mengungkapkan bahwa entitas TikTok yang dikendalikan ByteDance akan tetap mengelola interoperabilitas produk global serta aktivitas komersial utama, termasuk e-commerce, periklanan, dan pemasaran.
Artinya, "jantung" pendapatan TikTok AS tetap berada di tangan ByteDance, sementara usaha patungan baru (JV) tersebut akan menerima sebagian pendapatan sebagai biaya atas layanan teknologi dan datanya.
Ini adalah pembagian peran yang cerdik: JV mengurus "backend" dan keamanan data yang menjadi kekhawatiran Washington, sementara ByteDance tetap memegang kendali atas mesin pencetak uang.
Skeptisisme dan Kritik Politik
Kesepakatan yang dijadwalkan rampung pada 22 Januari 2026 ini—hanya dua hari setelah tenggat waktu penundaan yang diberikan Presiden Donald Trump—tak lepas dari sorotan tajam.Rush Doshi, mantan pejabat Dewan Keamanan Nasional di era Joe Biden, mempertanyakan kejelasan status algoritma TikTok.
Lihat Juga :