Polisi Bongkar Modus Kejahatan Siber Baru dari India Berkedok Fitur Mule
Selasa, 09 Desember 2025 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
Menurut polisi, dana yang terkumpul akan ditransfer ke 130 rekening penerima lainnya sebelum dikirim ke luar negeri melalui operator sindikat di Dubai dan Tiongkok.
Di antara mereka yang ditangkap adalah Alpesh Makwana, Mahendra Makwana, Pratik Waghani, Vipul Dangar, Jayrajsinh Raijada, Guruprabsingh Tank, Tejas Pandya, dan Divyarajsinh Zala, serta dua karyawan IndusInd Bank, Abubakarbin Shaikh dan Parth Upadhyay.
Diduga staf bank membantu membuka rekening baru dalam jumlah besar, sehingga memungkinkan sindikat tersebut menghindari pengawasan ketat otoritas keuangan.
Penyelidik mengatakan bahwa sebagian besar dana diproses melalui rekening-rekening ini sebelum dikonversi menjadi uang tunai dan mata uang kripto USDT, kemudian dikirim ke operator di Dubai menggunakan jaringan Angadia dan dompet kripto.
Polisi yakin Divyarajsinh Zala adalah individu yang menghubungkan kelompok ini dengan pihak-pihak luar negeri dan mengelola transaksi kripto berskala besar.
Di antara mereka yang ditangkap adalah Alpesh Makwana, Mahendra Makwana, Pratik Waghani, Vipul Dangar, Jayrajsinh Raijada, Guruprabsingh Tank, Tejas Pandya, dan Divyarajsinh Zala, serta dua karyawan IndusInd Bank, Abubakarbin Shaikh dan Parth Upadhyay.
Diduga staf bank membantu membuka rekening baru dalam jumlah besar, sehingga memungkinkan sindikat tersebut menghindari pengawasan ketat otoritas keuangan.
Penyelidik mengatakan bahwa sebagian besar dana diproses melalui rekening-rekening ini sebelum dikonversi menjadi uang tunai dan mata uang kripto USDT, kemudian dikirim ke operator di Dubai menggunakan jaringan Angadia dan dompet kripto.
Polisi yakin Divyarajsinh Zala adalah individu yang menghubungkan kelompok ini dengan pihak-pihak luar negeri dan mengelola transaksi kripto berskala besar.
Lihat Juga :