Memburu Cahaya di Aspal Basah: Pembuktian Fitur Nightography Galaxy S25 Series di Tengah Hujan
Senin, 08 Desember 2025 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
Ditambah dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal hingga 1TB, perangkat ini sejatinya adalah studio berjalan.
Teknologi di Balik Layar: STF dan 10-bit HDR
Apa yang membuat hasil foto malam hari di Galaxy S25 Series terlihat jauh lebih vivid (hidup) dibanding pendahulunya?
Jawabannya ada pada teknologi Spatio Temporal Filter (STF) yang disematkan langsung ke dalam chipset.
Teknologi ini cerdas; ia mampu membedakan antara objek statis (mobil yang parkir) dan dinamis (rintik hujan), sehingga noise dapat direduksi secara signifikan tanpa mengorbankan detail.
Selain itu, rentang dinamis warna diperluas lewat resolusi 10-bit HDR. Teknologi ini menawarkan dynamic range empat kali lebih luas dibandingkan standar 8-bit SDR lama.
Hasilnya adalah gradasi warna langit malam yang halus, detail bayangan di kolong mobil yang tetap terlihat, dan highlight lampu jalan yang tidak "bocor".
![Memburu Cahaya di Aspal Basah: Pembuktian Fitur Nightography Galaxy S25 Series di Tengah Hujan]()
Bagi mereka yang gemar bermain dengan kedalaman ruang, fitur Virtual Aperture hadir sebagai pelengkap. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur depth of field, menciptakan efek bokeh yang natural antara mobil sebagai objek utama dan gedung-gedung Jakarta sebagai latar belakang.
Pada akhirnya, Galaxy S25 Series membuktikan bahwa batasan fotografi malam hari telah digeser. Langit Jakarta yang sendu tak lagi menjadi alasan untuk menyimpan kamera, melainkan momen untuk menciptakan karya sinematik dalamgenggaman.
Teknologi di Balik Layar: STF dan 10-bit HDR
![Memburu Cahaya di Aspal Basah: Pembuktian Fitur Nightography Galaxy S25 Series di Tengah Hujan]()
Apa yang membuat hasil foto malam hari di Galaxy S25 Series terlihat jauh lebih vivid (hidup) dibanding pendahulunya? .jpg)
Jawabannya ada pada teknologi Spatio Temporal Filter (STF) yang disematkan langsung ke dalam chipset.
Teknologi ini cerdas; ia mampu membedakan antara objek statis (mobil yang parkir) dan dinamis (rintik hujan), sehingga noise dapat direduksi secara signifikan tanpa mengorbankan detail.
Selain itu, rentang dinamis warna diperluas lewat resolusi 10-bit HDR. Teknologi ini menawarkan dynamic range empat kali lebih luas dibandingkan standar 8-bit SDR lama.
Hasilnya adalah gradasi warna langit malam yang halus, detail bayangan di kolong mobil yang tetap terlihat, dan highlight lampu jalan yang tidak "bocor".

Bagi mereka yang gemar bermain dengan kedalaman ruang, fitur Virtual Aperture hadir sebagai pelengkap. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur depth of field, menciptakan efek bokeh yang natural antara mobil sebagai objek utama dan gedung-gedung Jakarta sebagai latar belakang.
Pada akhirnya, Galaxy S25 Series membuktikan bahwa batasan fotografi malam hari telah digeser. Langit Jakarta yang sendu tak lagi menjadi alasan untuk menyimpan kamera, melainkan momen untuk menciptakan karya sinematik dalamgenggaman.
(dan)
Lihat Juga :