Memburu Cahaya di Aspal Basah: Pembuktian Fitur Nightography Galaxy S25 Series di Tengah Hujan

Senin, 08 Desember 2025 - 08:32 WIB
loading...
Memburu Cahaya di Aspal...
Menangkap melankolisnya langit Jakarta dan gagahnya BMW iX di tengah hujan kini terasa effortless berkat fitur Nightography Galaxy S25 Ultra yang bikin gelap jadi estetik. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Langit Jakarta di penghujung tahun seolah enggan berhenti menangis. Desember selalu membawa nuansa sendu; awan kelabu yang menggantung rendah, aspal yang tak pernah kering, dan pantulan lampu jalan yang pecah di genangan air.

Namun, bagi mata lensa yang tepat, situasi gloomy ini bukanlah hambatan. Sebaliknya, bisa jadi kanvas artistik yang mahal.

Di sebuah pelataran parkir di kawasan Jakarta Selatan, sebuah SUV listrik premium, BMW iX xDrive45, berdiri angkuh di tengah gerimis.

Bodinya yang futuristis memantulkan cahaya lampu jalanan yang temaram. Biasanya, memotret dalam kondisi minim cahaya (low light) dengan kontras tinggi seperti ini adalah mimpi buruk bagi kamera ponsel: banyak noise, fokus yang lari, atau pendaran cahaya (flare) yang merusak estetika.

Namun, malam itu ceritanya berbeda. Di tangan SindoNews, tergenggam Samsung Galaxy S25 Ultra.

Tanpa tripod, tanpa pengaturan manual yang rumit, tombol rana ditekan. Hasilnya? Sebuah gambar yang "hidup".

Langit biru gelap Jakarta terekam dramatis, butiran air di bodi mobil terlihat tajam, dan pantulan cahaya di aspal basah terekam stabil tanpa motion blur.

Nightography: Mengubah Gelap Menjadi Seni
Memburu Cahaya di Aspal Basah: Pembuktian Fitur Nightography Galaxy S25 Series di Tengah Hujan

Kunci dari tangkapan visual tersebut terletak pada pembaruan masif fitur Nightography di Galaxy S25 Series.

Samsung tampaknya menyadari bahwa momen terbaik tidak selalu terjadi di bawah matahari terik.

Fitur ini bekerja dengan mengoptimalkan cahaya yang tersedia di sekitar objek utama—dalam hal ini, BMW iX dan lampu jalan—untuk memberikan fokus yang presisi.

Ketika Night Mode diaktifkan, algoritma cerdas bekerja di latar belakang. Tidak perlu khawatir tangan gemetar karena kedinginan atau angin kencang, teknologi Optical Image Stabilization (OIS) dan Electronic Image Stabilization (EIS) menjaga lensa tetap stabil.

Ini krusial, terutama saat memotret langit Jakarta yang gloomy, di mana kamera harus fokus ke sumber cahaya yang minim namun tetap mempertahankan ketajaman objek.

“Kami mengembangkan berbagai fitur di Galaxy S25 Series bukan hanya untuk mendukung produktivitas, namun juga untuk menuangkan kreativitas dengan lebih bebas dan praktis," ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.

Revolusi Spesifikasi: 50MP Ultra Wide dan Video 8K

bahwa Samsung tidak main-main dalam meningkatkan "otot" perangkat kerasnya. Lompatan terbesar ada pada sektor mata lensa. Sensor Ultra Wide yang sebelumnya hanya 12MP, kini didongkrak menjadi 50MP.

Dampaknya sangat signifikan bagi pasar konten kreator. Dengan sensor jumbo ini, untuk pertama kalinya lensa Ultra Wide di perangkat Galaxy mampu merekam video hingga resolusi 8K pada 30 FPS.

Dukungan chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy menjadi otak di balik performa gahar ini, memungkinkan pemrosesan gambar resolusi tinggi berjalan mulus tanpa lag.

Ditambah dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal hingga 1TB, perangkat ini sejatinya adalah studio berjalan.

Teknologi di Balik Layar: STF dan 10-bit HDR
Memburu Cahaya di Aspal Basah: Pembuktian Fitur Nightography Galaxy S25 Series di Tengah Hujan

Apa yang membuat hasil foto malam hari di Galaxy S25 Series terlihat jauh lebih vivid (hidup) dibanding pendahulunya?

Jawabannya ada pada teknologi Spatio Temporal Filter (STF) yang disematkan langsung ke dalam chipset.

Teknologi ini cerdas; ia mampu membedakan antara objek statis (mobil yang parkir) dan dinamis (rintik hujan), sehingga noise dapat direduksi secara signifikan tanpa mengorbankan detail.

Selain itu, rentang dinamis warna diperluas lewat resolusi 10-bit HDR. Teknologi ini menawarkan dynamic range empat kali lebih luas dibandingkan standar 8-bit SDR lama.

Hasilnya adalah gradasi warna langit malam yang halus, detail bayangan di kolong mobil yang tetap terlihat, dan highlight lampu jalan yang tidak "bocor".

Memburu Cahaya di Aspal Basah: Pembuktian Fitur Nightography Galaxy S25 Series di Tengah Hujan

Bagi mereka yang gemar bermain dengan kedalaman ruang, fitur Virtual Aperture hadir sebagai pelengkap. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur depth of field, menciptakan efek bokeh yang natural antara mobil sebagai objek utama dan gedung-gedung Jakarta sebagai latar belakang.

Pada akhirnya, Galaxy S25 Series membuktikan bahwa batasan fotografi malam hari telah digeser. Langit Jakarta yang sendu tak lagi menjadi alasan untuk menyimpan kamera, melainkan momen untuk menciptakan karya sinematik dalamgenggaman.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perbandingan Kamera...
Perbandingan Kamera Malam Samsung S26 Ultra vs S25 Ultra: Bedanya Jauh Banget?
Smartphone Mana Terbaik...
Smartphone Mana Terbaik untuk Edit Foto AI 2026? Ini Perbandingan Galaxy S26 vs S25
Orkestrasi Digital di...
Orkestrasi Digital di Ruang Keluarga: Menata Ulang Definisi Liburan Bersama Kecerdasan Buatan
Dompet Aman, Hati Tenang:...
Dompet Aman, Hati Tenang: Asisten Digital Ini Siap Atur Perjalanan Anda dari A sampai Z
Merekam Suara Baskara...
Merekam Suara Baskara .Feast dari Sudut Mati: Pembuktian Audio Zoom Galaxy S25 Ultra
Berhenti Melihat dengan...
Berhenti Melihat dengan Mata Telanjang: Saat Galaxy S25 Ultra Membuka Tabir Keindahan yang Tersembunyi
Rekomendasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved