Samsung Jual Otak AI di Galaxy Z Fold7, Analisis Pasar Langsung Jadi Draft Presentasi
Senin, 24 November 2025 - 22:20 WIB
loading...
Samsung Galaxy Z Fold7 mengubah layar lipatnya menjadi laboratorium riset portabel yang mampu merangkum ratusan sumber data menjadi rencana eksekusi bisnis rapi dalam hitungan detik. Foto: Samsung Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Samsung Galaxy Z Fold7 hadir menjawab tantangan laten ini: memangkas waktu tunggu antara menemukan ide dan mengeksekusinya.
Masalah klasik pebisnis adalah kebocoran waktu—informasi kritis yang tersebar di puluhan tab browser, laporan industri yang tebal, dan data yang memerlukan interpretasi manual.
Galaxy Z Fold7 secara radikal memecahkan masalah ini melalui dwitunggal kecerdasan buatan: Gemini Deep Research dan Note Assist.
“Kami melihat bahwa tantangan terbesar para pebisnis disini bukan dalam mencari ide yang unik, tetapi bagaimana bisa mengolah informasi menjadi keputusan yang tepat. Dengan Galaxy Z Fold7 di tangan, juga bantuan Gemini Deep Research dan Note Assist akan mempersingkat seluruh proses panjang itu,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Gemini Deep Research: Menjelajahi Samudra Data
Bagi pelaku usaha, ungkapan "Time is Money" adalah prinsip suci. Gemini Deep Research di Galaxy Z Fold7 mewujudkan prinsip ini dengan mengubah proses riset yang tadinya memakan hari menjadi hitungan detik.
1. Pengumpulan Data Komprehensif: AI ini mampu menelusuri ratusan sumber tepercaya, termasuk laporan industri, artikel media, tren media sosial, hingga dokumen internal di Google Workspace.
2. Output Siap Pakai: Hasilnya disajikan dalam analisis komprehensif yang terstruktur, lengkap dengan poin-poin utama, insight pasar, dan daftar sumber asli yang dapat diverifikasi.
Sebagai ilustrasi, pemilik brand parfum yang ingin merilis koleksi baru untuk target usia 20–35 tahun tidak perlu lagi menghabiskan waktu berhari-hari. Ia cukup memberikan prompt (perintah) spesifik, misalnya: "Teliti tren parfum pria di Indonesia yang ada di media sosial seperti TikTok dan Instagram. Identifikasi aroma populer, tren kemasan, dan strategi pemasaran digital paling efektif untuk target usia 20–35 tahun."
Dalam sekejap, layar besar Galaxy Z Fold7 menyajikan ringkasan insight kritis—seperti peningkatan permintaan pada aroma woody premium atau efektivitas konten video pendek di TikTok—yang siap diubah menjadi brief desain produk.
Note Assist: Dari Analisis ke Eksekusi Tim
Kecanggihan Gemini Deep Research semakin maksimal karena terintegrasi tanpa sekat dengan Note Assist di Samsung Notes. Setelah mendapatkan laporan analisis pasar, pebisnis dapat memindahkannya langsung ke layar untuk mulai menyusun strategi eksekusi.
Peran Note Assist dalam Workflow:
• Auto Format: Mengubah data mentah hasil riset menjadi catatan yang rapi dengan struktur poin-poin.
• Summarize: Mengubah dokumen atau laporan yang panjang menjadi ringkasan singkat, ideal untuk dibagikan ke anggota tim yang memiliki waktu terbatas.
• Translate & Spell Check: Memastikan komunikasi profesional, bahkan jika materi perlu diterjemahkan ke bahasa mitra bisnis internasional.
![Samsung Jual Otak AI di Galaxy Z Fold7, Analisis Pasar Langsung Jadi Draft Presentasi]()
Dengan kemampuan Multi Window di layar besar Galaxy Z Fold7, pebisnis dapat menjalankan riset (Gemini) dan membuat draft strategi (Notes Assist) secara simultan, menciptakan alur kerja yang bersih, ringkas, dan bebas hambatan perangkat.
Galaxy Z Fold7 diposisikan sebagai perangkat premium yang menargetkan kalangan pekerja SES A dan pemilik usaha yang menghargai efisiensi waktu. Perangkat ini hadir dalam tiga opsi harga:
• 16GB/1TB: Rp34.999.000.
• 12GB/512GB: Rp31.499.000.
• 12GB/256GB: Rp28.499.000.
Meskipun harga jualnya tinggi, Samsung menawarkan value yang melampaui perangkat keras. Selama periode 14 November hingga 10 Desember 2025, konsumen dapat menikmati total benefit hingga Rp5,7 Juta, termasuk akses Google AI Pro gratis selama 6 bulan (untuk memaksimalkan analisis prediktif) serta program trade-in dan cicilan 0% hingga 24 bulan, yang membuat kepemilikan menjadi lebihterjangkau.
Masalah klasik pebisnis adalah kebocoran waktu—informasi kritis yang tersebar di puluhan tab browser, laporan industri yang tebal, dan data yang memerlukan interpretasi manual.
Galaxy Z Fold7 secara radikal memecahkan masalah ini melalui dwitunggal kecerdasan buatan: Gemini Deep Research dan Note Assist.
“Kami melihat bahwa tantangan terbesar para pebisnis disini bukan dalam mencari ide yang unik, tetapi bagaimana bisa mengolah informasi menjadi keputusan yang tepat. Dengan Galaxy Z Fold7 di tangan, juga bantuan Gemini Deep Research dan Note Assist akan mempersingkat seluruh proses panjang itu,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Gemini Deep Research: Menjelajahi Samudra Data
![Samsung Jual Otak AI di Galaxy Z Fold7, Analisis Pasar Langsung Jadi Draft Presentasi]()
Bagi pelaku usaha, ungkapan "Time is Money" adalah prinsip suci. Gemini Deep Research di Galaxy Z Fold7 mewujudkan prinsip ini dengan mengubah proses riset yang tadinya memakan hari menjadi hitungan detik.
1. Pengumpulan Data Komprehensif: AI ini mampu menelusuri ratusan sumber tepercaya, termasuk laporan industri, artikel media, tren media sosial, hingga dokumen internal di Google Workspace.
2. Output Siap Pakai: Hasilnya disajikan dalam analisis komprehensif yang terstruktur, lengkap dengan poin-poin utama, insight pasar, dan daftar sumber asli yang dapat diverifikasi.
Sebagai ilustrasi, pemilik brand parfum yang ingin merilis koleksi baru untuk target usia 20–35 tahun tidak perlu lagi menghabiskan waktu berhari-hari. Ia cukup memberikan prompt (perintah) spesifik, misalnya: "Teliti tren parfum pria di Indonesia yang ada di media sosial seperti TikTok dan Instagram. Identifikasi aroma populer, tren kemasan, dan strategi pemasaran digital paling efektif untuk target usia 20–35 tahun."
Dalam sekejap, layar besar Galaxy Z Fold7 menyajikan ringkasan insight kritis—seperti peningkatan permintaan pada aroma woody premium atau efektivitas konten video pendek di TikTok—yang siap diubah menjadi brief desain produk.
Note Assist: Dari Analisis ke Eksekusi Tim
![Samsung Jual Otak AI di Galaxy Z Fold7, Analisis Pasar Langsung Jadi Draft Presentasi]()
Kecanggihan Gemini Deep Research semakin maksimal karena terintegrasi tanpa sekat dengan Note Assist di Samsung Notes. Setelah mendapatkan laporan analisis pasar, pebisnis dapat memindahkannya langsung ke layar untuk mulai menyusun strategi eksekusi.
Peran Note Assist dalam Workflow:
• Auto Format: Mengubah data mentah hasil riset menjadi catatan yang rapi dengan struktur poin-poin.
• Summarize: Mengubah dokumen atau laporan yang panjang menjadi ringkasan singkat, ideal untuk dibagikan ke anggota tim yang memiliki waktu terbatas.
• Translate & Spell Check: Memastikan komunikasi profesional, bahkan jika materi perlu diterjemahkan ke bahasa mitra bisnis internasional.

Dengan kemampuan Multi Window di layar besar Galaxy Z Fold7, pebisnis dapat menjalankan riset (Gemini) dan membuat draft strategi (Notes Assist) secara simultan, menciptakan alur kerja yang bersih, ringkas, dan bebas hambatan perangkat.
Galaxy Z Fold7 diposisikan sebagai perangkat premium yang menargetkan kalangan pekerja SES A dan pemilik usaha yang menghargai efisiensi waktu. Perangkat ini hadir dalam tiga opsi harga:
• 16GB/1TB: Rp34.999.000.
• 12GB/512GB: Rp31.499.000.
• 12GB/256GB: Rp28.499.000.
Meskipun harga jualnya tinggi, Samsung menawarkan value yang melampaui perangkat keras. Selama periode 14 November hingga 10 Desember 2025, konsumen dapat menikmati total benefit hingga Rp5,7 Juta, termasuk akses Google AI Pro gratis selama 6 bulan (untuk memaksimalkan analisis prediktif) serta program trade-in dan cicilan 0% hingga 24 bulan, yang membuat kepemilikan menjadi lebihterjangkau.
(dan)
Lihat Juga :