Lonceng Kematian Digital di Negeri Kanguru: Meta Tunduk, Ribuan Akun Remaja Siap Dibekukan Desember Ini

Kamis, 20 November 2025 - 08:24 WIB
loading...
Lonceng Kematian Digital...
Merespons undang-undang baru Australia, Meta resmi mengirimkan notifikasi pengusiran kepada pengguna di bawah 16 tahun, memberi tenggat waktu 14 hari sebelum pemblokiran total pada 10 Desember 2025. Foto: Sindonews
A A A
CANBERRA, AUSTRALIA - Langit digital bagi remaja di Australia tengah berubah kelabu. Mulai Kamis (20/11/2025), lonceng peringatan mulai berdentang di gawai ribuan remaja Negeri Kanguru.

Meta, raksasa teknologi di balik Facebook dan Instagram, secara resmi memulai proses "sterilisasi" platformnya dari pengguna di bawah usia 16 tahun, tunduk pada palu undang-undang yang diketuk pemerintahan Perdana Menteri Anthony Albanese.

Bukan sekadar ancaman kosong, Meta telah menetapkan tanggal keramat: 10 Desember 2025. Pada hari itu, tirai akses media sosial bagi remaja Australia akan tertutup rapat.

Hitung Mundur 14 Hari

Langkah drastis ini dimulai dengan gelombang notifikasi. Pengguna yang teridentifikasi berusia di bawah 16 tahun akan menerima "surat perpisahan" digital melalui pesan dalam aplikasi (in-app messages), surat elektronik (email), hingga layanan pesan singkat (SMS).

Pesan tersebut berisi ultimatum: akun mereka akan dinonaktifkan dalam waktu 14 hari.

Larangan ini menyapu bersih akses ke Facebook, Instagram, dan Threads. Satu-satunya pengecualian diberikan pada Messenger, di mana Meta tengah mengembangkan mekanisme khusus agar layanan percakapan ini tetap bisa diakses tanpa akun Facebook induk.

Meta merinci jadwal eksekusi yang ketat:

4 Desember 2025: Meta mulai menghentikan akses ke akun yang ada dan memblokir pendaftaran akun baru bagi remaja di bawah 16 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
Berapa Kali Berhubungan...
Berapa Kali Berhubungan Seks agar Cepat Hamil? Dokter Bagikan Tipsnya
Pangeran William Tampil...
Pangeran William Tampil di Acara 'New Heights' pada Hari Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Drama 120 Menit! Argentina...
Drama 120 Menit! Argentina Pulangkan Cape Verde
Berita Terkini
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved