Nyaris Tanpa Hambatan, Teknologi Cat Ini Dipakai 38 Kapal Raksasa, Apa Rahasianya?

Senin, 17 November 2025 - 18:34 WIB
loading...
A A A
Ricardo Ackermann, Head of Procurement di BW LPG, membenarkan bahwa data menjadi panglima dalam keputusan ini. "Kami telah menjalani proses yang menyeluruh dengan mengundang beberapa pemasok," ujarnya.

Menurut Ackermann, kriteria evaluasi mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), ketepatan waktu pengiriman, referensi, harga, dan tentu saja, kalkulasi penghematan bahan bakar.

"Pengalaman kami dengan jenis cat Dry Dock Jotun dan fakta bahwa kami hampir tidak melakukan pembersihan lambung pada kapal yang menggunakan [cat] SeaQuantum X200 juga berkontribusi pada keputusan ini," tegas Ricardo.

Menjaga Lambung Tetap "Lincin"
Nyaris Tanpa Hambatan, Teknologi Cat Ini Dipakai 38 Kapal Raksasa, Apa Rahasianya?

Dalam industri pelayaran, setiap milimeter biofouling (lumut, teritip, atau kerang) yang menempel di lambung kapal berarti peningkatan hambatan. Hambatan yang lebih besar menuntut tenaga mesin lebih kuat, yang berujung pada pembakaran bahan bakar yang lebih boros dan emisi gas rumah kaca yang lebih tinggi.

Solusi HPS 2.0 yang diluncurkan Jotun pada 2011 dan kini disempurnakan, menggabungkan teknologi antifouling (anti-tempel) canggih dengan pemantauan kinerja real-time berbasis standar ISO 19030-2.

Knut-Helge Knutsen, Vice President dan Kepala Teknis di BW LPG, menyoroti aspek durabilitas. "Kami melihat bahwa produk Jotun secara efektif menjaga tingkat fouling pada lambung tetap rendah selama periode lima tahun di antara dry docking," katanya.

Pernyataan ini krusial. Kemampuan cat untuk bertahan lima tahun penuh berarti kapal tidak memerlukan pembersihan bawah air yang tidak terencana. Ini menekan biaya operasional secara drastis dan menjaga jadwal pelayaran tetap efisien.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DARPA Kembangkan Sistem...
DARPA Kembangkan Sistem Anti Drone untuk Kapal Kargo
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Data Pelacakan Deteksi...
Data Pelacakan Deteksi Kapal-kapal Tanker Berbalik Arah dari Selat Hormuz
Benarkah Kapal Hantu...
Benarkah Kapal Hantu The Flying Dutchman Itu Ada? Ini Penjelasannya
Membongkar Kisah Bahtera...
Membongkar Kisah Bahtera Nuh: Antara Iman dan Nalar
Google Earth Temukan...
Google Earth Temukan Kapal Es Misterius di Antartika
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
Pertahankan Standart...
Pertahankan Standart Mutu Pelayanan Kapal, SLM Berikan Penghargaan The Best Vessel Quarter 1 2026
Rekomendasi
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved