Serangan Siber Bikin Jaguar Lumpuh 5 Minggu! Rugi Rp3,9 Triliun, Proyeksi Masa Depan Ambyar Rp50 Triliun!

Senin, 17 November 2025 - 12:08 WIB
loading...
A A A
Laporan Merah: Akibatnya, JLR mencatat kerugian sebelum pajak sebesar £485 juta (sekitar Rp9,7 triliun) pada kuartal kedua, anjlok dari keuntungan £398 juta (Rp7,96 triliun) pada periode yang sama tahun lalu. Margin EBIT perusahaan terperosok ke negatif 8,6%, dari sebelumnya positif 5,1%.

Masa Depan Suram: Pukulan paling telak ada pada proyeksi masa depan. JLR kini memperkirakan marjin operasi untuk tahun fiskal 2026 hanya 0% hingga 2%. Angka ini porak-poranda dibandingkan target optimis sebelumnya, yakni 5% hingga 7%.

Arus Kas Negatif: Lebih menakutkan lagi, perusahaan membalikkan proyeksi arus kas bebas (free cash flow) pada 2026. Dari target impas (break even), kini JLR memproyeksikan arus kas negatif sebesar £2,2 miliar hingga £2,5 miliar (Rp44 triliun hingga Rp 50 triliun).

Artinya, serangan siber ini tidak hanya menghapus keuntungan kuartalan, tetapi juga menghanguskan proyeksi keuntungan perusahaan untuk beberapa tahun ke depan.

Pukulan di Tengah Badai

Serangan ini datang pada saat yang paling buruk. JLR sejatinya tengah berjuang melawan hantaman ganda: permintaan mobil premium yang lesu di China dan krisis pasokan semikonduktor yang kian pelik.

Pukulan di China diperparah oleh perubahan pajak barang mewah yang kini mencakup banyak model Range Rover. Sementara itu, pemasok chip Nexperia B.V. tak lagi bisa menjamin pengiriman akibat perseteruan politik China-Belanda.

Akibatnya, volume wholesale JLR (di luar perusahaan patungan China) anjlok 24,2%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
5 Provinsi di Indonesia...
5 Provinsi di Indonesia Jadi Target Penguatan Keamanan Siber Pemerintah
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Kenapa Pemilik Land...
Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
Tarif Trump Bikin Harta...
Tarif Trump Bikin Harta Orang Terkaya Dunia Susut Rp3.400 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved