Fantastis! Ekonomi Digital RI Tembus Rp1.600 Triliun, Transaksi Live Shopping Meledak 90%!

Senin, 17 November 2025 - 10:25 WIB
loading...
Fantastis! Ekonomi Digital...
Laporan e-Conomy SEA 2025 mengungkap ekonomi digital Indonesia segera tembus Rp1.600 triliun, didorong ledakan video commerce dan adopsi AI tertinggi di Asia Tenggara. Foto: Sindonews/Gemini
A A A
JAKARTA - Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan akan segera menembus nilai psikologis baru: mencapai USD100 miliar (Rp1.600 triliun) dalam Gross Merchandise Value (GMV) pada tahun 2025.

Angka ini mencerminkan pertumbuhan solid sebesar 14% dibanding tahun sebelumnya, sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara.

Temuan ini dirilis dalam laporan terbaru "e-Conomy SEA 2025" oleh Google, Temasek, dan Bain & Company. Laporan tersebut menyoroti pertumbuhan dua digit yang merata di hampir seluruh sektor utama.

Sektor e-commerce tetap menjadi kontributor terbesar dengan proyeksi nilai USD71 miliar (sekitar Rp1.136 triliun).
Namun, bintang baru yang mendorong percepatan ini adalah video commerce, atau tren jual-beli melalui konten video siaran langsung.

Laporan mencatat, video commerce mengalami lonjakan volume transaksi masif sebesar 90% (YoY) hingga mencapai 2,6 miliar transaksi. Fenomena ini juga mendorong peningkatan jumlah penjual dan toko daring sebesar 75% (YoY), dengan total mencapai 800.000 penjual.

Veronica Utami, Country Director Google Indonesia, menyatakan konvergensi antara konten dan perdagangan kini tidak terelakkan lagi.

“Indonesia menjadi pasar video commerce terbesar dan tumbuh paling cepat di Asia Tenggara. Keberhasilan ini didorong oleh kuatnya adopsi gaya hidup digital oleh konsumen yang juga berdampak langsung pada sektor-sektor lain,” ujar Veronica.

Pertumbuhan Merata di Semua Sektor

Momentum pertumbuhan tidak hanya milik e-commerce. Sektor media online (mencakup periklanan, gaming, dan video/musik on-demand) kini muncul sebagai sektor dengan pertumbuhan GMV tercepat, dengan proyeksi peningkatan 16% menjadi USD9 miliar (sekitar Rp144 triliun).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Siapa Adam Presser,...
Siapa Adam Presser, Alumni Harvard Pro-China yang Jadi Bos TikTok Amerika?
Dari Bisu Jadi Triliuner:...
Dari Bisu Jadi Triliuner: Raja TikTok Khaby Lame Teken Kontrak Rp14,3 Triliun!
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Rekomendasi
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved